Banjarbaru, Darahjuang.online – Polres Banjarbaru menggelar Turnamen Bulutangkis Piala Kapolres Banjarbaru di Gedung Dua Rizky Ambulung, Kota Banjarbaru, Selasa (6/10/2026).
Turnamen tersebut diikuti peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan dengan sejumlah kategori pertandingan. Sebanyak 120 pasangan ambil bagian dalam ajang yang tidak hanya menjadi wadah kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda mengatakan, kegiatan tersebut memiliki sejumlah tujuan, mulai dari mendekatkan Polri dengan masyarakat, pembinaan atlet hingga mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat.
“Tujuan kegiatan kami adalah bagaimana mendekatkan Polri dengan masyarakat, kemudian membina para atlet, serta mengajak masyarakat untuk hidup sehat,” terangnya.
Menurutnya, turnamen tersebut juga menjadi salah satu bentuk implementasi semangat baru Polri yang mengusung tagline “Polisi Bersama Masyarakat”. Melalui kegiatan olahraga, pihaknya ingin menciptakan interaksi yang lebih dekat sehingga tidak ada jarak antara polisi dengan masyarakat.
“Kegiatan ini tujuannya mendekatkan polisi dengan masyarakat, sehingga masyarakat itu tidak ada jarak dengan pihak kepolisian, khususnya Polres Banjarbaru. Harapannya bisa lebih mendekatkan dan saling menjalin tali silaturahmi,” katanya.
Dirinya juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung berbagai kegiatan positif yang digelar kepolisian. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kami mengimbau masyarakat untuk mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini, ikut berpartisipasi dan mendukung, sehingga situasi kamtibmas dapat terlaksana dengan baik,” tuturnya.
Antusiasme peserta dalam turnamen tersebut juga mendapat perhatian dari Kapolres. Bahkan, menurutnya, jumlah calon peserta yang berminat masih cukup banyak meski pendaftaran telah ditutup karena kuota peserta sudah terpenuhi.
“Cukup banyak antusias dari calon peserta. Bahkan tadi sampai dengan penutupan masih banyak yang ingin mendaftar, tetapi karena sudah penuh, jadi kita batasi,” ungkapnya.
Ia pun membuka kemungkinan agar kegiatan serupa kembali digelar pada kesempatan berikutnya dengan mempertimbangkan tingginya animo masyarakat terhadap turnamen bulu tangkis tersebut.
“Jadi kemungkinan akan dipertimbangkan untuk kegiatan-kegiatan selanjutnya,” imbuhnya.
Dijelaskan, sebanyak 120 pasangan mengikuti turnamen yang mempertandingkan beberapa kategori, di antaranya kategori umum, veteran, beregu, serta kategori atlet. Peserta berasal dari berbagai wilayah di Kalimantan Selatan dengan konsep pertandingan terbuka atau Open Kalsel.
Selain memperebutkan piala, para peserta juga berkesempatan mendapatkan hadiah uang tunai serta sejumlah hadiah hiburan lainnya. Kehadiran kategori atlet dan umum sekaligus menunjukkan bahwa turnamen tersebut memberikan ruang bagi berbagai kalangan untuk berkompetisi dalam olahraga bulutangkis.
Pius menegaskan, turnamen ini juga menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan dan menyosialisasikan tagline baru Kapolri. Namun, ia menekankan bahwa tujuan utamanya tetap membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat, pembinaan atlet serta mendorong pola hidup sehat.
“Ya, salah satunya itu. Tujuannya mendekatkan polisi dengan masyarakat, membina para atlet, mengajak masyarakat untuk hidup sehat, kemudian mensosialisasikan tagline Kapolri yang baru,” pungkasnya.(14).


















