Alaku
Alaku
Alaku Alaku Alaku

SMAN 2 Banjarbaru Gelar Istisqa, Kapolsek Berikan Imbauan Siswa Jauhi Balap Liar Dan Narkoba

Banjarbaru, Darahjuang.online – Kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan dampak kekeringan mendorong keluarga besar SMAN 2 Banjarbaru menggelar Salat Istisqa atau salat memohon hujan di halaman Balai Kota Banjarbaru, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan yang diprakarsai siswa dan guru SMAN 2 Banjarbaru tersebut diikuti unsur kepolisian dan TNI. Salat Istisqa dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama agar hujan segera turun, sehingga dapat membantu mengatasi kekeringan serta mengurangi dampak kabut asap yang melanda sejumlah wilayah.

Alaku

Kapolsek Banjarbaru Utara AKP Yuwono mengatakan, pihaknya menghadiri kegiatan tersebut setelah menerima undangan dari SMAN 2 Banjarbaru. Menurutnya, Salat Istisqa merupakan salah satu upaya spiritual untuk memohon pertolongan Allah SWT di tengah kondisi lingkungan yang terdampak kekeringan.

“Ini salah satu upaya kita melalui doa. Mudah-mudahan mendapat hidayah dari Allah SWT dan segera diturunkan hujan, karena dampaknya juga kabut asap dan kekeringan,” terangnya.

Selain mengikuti salat, Yuwono juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan pesan kamtibmas kepada para siswa. Ia mengingatkan generasi muda agar tidak terlibat dalam berbagai aktivitas yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun mengganggu ketertiban masyarakat.

Dirinya secara khusus mengimbau siswa menjauhi balap liar, tawuran, penyalahgunaan narkoba, serta tindakan kriminal lainnya. Menurutnya, perilaku tersebut dapat menimbulkan keresahan, mengganggu waktu istirahat warga, hingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

“Kami berharap tidak ada siswa yang terlibat balap liar maupun kegiatan lain yang meresahkan masyarakat, seperti tawuran, kriminalitas, dan narkoba. Jangan sampai menimbulkan kegaduhan dan kecelakaan lalu lintas yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi inisiatif SMAN 2 Banjarbaru yang menggelar Salat Istisqa. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi contoh bagi sekolah lain untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus membangun karakter positif di kalangan pelajar.

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Banjarbaru, Endang Murniningsih, mengatakan pelaksanaan Salat Istisqa merupakan wujud kepedulian sekolah terhadap kondisi lingkungan yang tengah menghadapi kekeringan dan krisis air di sejumlah daerah.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengajak para siswa menyadari pentingnya menjaga lingkungan sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui doa bersama.

“Ini juga bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan. Kita melihat kondisi saat ini, ketika banyak daerah mengalami kekeringan dan krisis air. Karena itu, kita berikhtiar dengan melaksanakan Salat Istisqa dan memohon kepada Allah SWT agar hujan segera turun,” ungkapnya.

Ia menegaskan, kepedulian yang ditanamkan melalui kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan bagi lingkungan sekolah, tetapi juga untuk masyarakat luas dan alam sekitar, khususnya di Kalimantan yang turut menghadapi dampak kekeringan.

“Ini bukti bahwa kita membutuhkan Allah SWT sebagai Maha Pencipta. Kita berharap hujan segera turun agar bumi, khususnya di Kalimantan, terhindar dari kekeringan. Kita ingin menunjukkan bahwa kepedulian kita bukan hanya untuk SMAN 2 Banjarbaru, tetapi juga terhadap alam dan sesama manusia,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, SMAN 2 Banjarbaru berharap tumbuhnya kesadaran spiritual, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pembinaan karakter pelajar serta upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.(14).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *