Alaku
Alaku
Alaku Alaku Alaku

Susahnya Jaringan Internet Dan Seluler Di Pedalaman Meratus

Pedalaman Meratus, Darahjuang.online — Miris rasanya melihat seorang pelajar sekolah menengah atas (SMA) saat tidak dapat berhadir ke sekolah.

Bagaimana tidak demi mendapatkan jaringan internet yang baik, seorang pelajar SMA rela menaiki beberapa anak gunung yang tinggi.

Alaku

Selasa, 6 Desember 2022 pukul 08:01 wita, Yono (16) tahun seorang pelajar yang masih duduk di bangku sekolah kelas 12 sekolah menengah atas (SMA)ini terpaksa harus rela menaiki beberapa gunung yang tinggi demi dapatkan sinyal internet yang baik untuk meminta materi pelajaran pada gurunya.

Dia hari ini terpaksa tidak hadir ke sekolah karena curah hujan yang lumayan deras dan berlangsung lama yang menyebabkan air sungai meluap dan tidak dapat di sebrangi nya dan itu semua dapat memicu kekhawatiran orang tua dan keluarga.

Demi tidak ingin ketinggalan mata pelajaran, dia rela naiki beberapa gunung yang tinggi dengan jarak tempuh kurang lebih 35 menit dari rumahnya.

Yono anak remaja (16) tahun seorang pelajar asal dusun Tamburasak yang meminta materi pelajaran pada gurunya harus rela belajar di tengah hutan dan dengan berteman kan suara burung dan binatang-binatang lainnya.

Ketika awak media Darahjuang coba bertanya, kenapa harus belajar seperti ini dan mengapa ?

“Batangan sungai yang akan aku lalui untuk pergi ke sekolah terlalu deras apalagi curah hujan yang lumayan lama dari tadi malam hingga pagi ini dan itu semua pasti membuat keluarga ku khusus nya orang tua ku khawatir,” terangnya

“Ini semua dikarenakan tidak adanya kepastian dari pemerintah daerah tentang sarana dan prasarana pembangunan jalan dan jembatan sehingga menyulitkan anak-anak untuk pergi ke sekolah,” ungkap Bisran (38) tahun orang tua dari pelajar tersebut.

Bahkan, terkadang anak-anak memang harus pergi ke sekolah saat ada praktik atau ulangan sekolah walaupun hujan deras dan air sungai mengalami kenaikan yang signifikan.

“Dengan di bantu beberapa orang keluarga untuk menyebrangi sungai tersebut,” pungkasnya lagi.

Harapan nya masih tetap sama dengan warga lainnya,pengin secepatnya di tanggapi, diberi kepastian dan kejelasan kapan waktunya di bangunkan jalan dan jembatan. (12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *