Tabanan, Darahjuang.online – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Wilayah Kabupaten Tabanan, Bali. Kali ini kecelakaan kendaraan roda empat, Toyota Calya Nopol DK 1830 HR yang bertabrakan dengan Mobil Toyota Avanza Nopol DK 1377 QR.
Akibat dari kejadian kecelakaan ini, membuat mobil Toyota Calya terbalik namun tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan ini.
Kasatlantas Polres Tabanan, AKP Kanisius Pranata menjelaskan, bahwa kecelakaan ini terjadi Jumat, (23/12/2022) sekitar pukul 11:15 Wita, tepatnya di Jalan Poros jurusan Gilimanuk-Denpasar Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri Tabanan, Bali.
Pengemudi Mobil Toyota Calya diketahui bernama Serodja Lestari, (53), warga Jalan Gajah Mada no 114 Delod Peken Tabanan, mengalami luka lecet pada bagian kaki kanan, dalam keadaan sadar dan di rawat di BRSU puri bunda.
“Tidak ada korban jiwa dan untuk pengemudi Toyota Cayla sudah dirawat di RS Bunda,” ujar AKP Kanisius Pranata.
Kanisius melanjutkan, selain pengemudi di dalam mobil cayla ada penumpang lain yakni Juniwati (78), mengalami luka robek di bagian kepala dan dijahit, dalam keadaan sadar dirawat di RS Puri Bunda.
Sedangkan untuk pengemudi mobil Toyota Avanza Nopol DK 1377 QR bernama I Kadek Sadia Negara (40), warga Mengwitani Badung, bersama penumpangnya yakni NiLuh Gede Sri Budari, yang mengalami luka benjol pada kepala kiri belakang. “Akibat kejadian ini ada dua orang mengalami luka ringan dan kerugian ditaksir sekitar Rp 30 juta”. Imbuhnya.
Terkait peristiwa kecelakaan itu sendiri, awalnya pengemudi Toyota Calya datang dari arah barat menuju arah timur jurusan Denpasar, sesampainya di tempat kejadian pengemudi mobil calya tidak memperhatikan ada mobil Toyota Avanza sedang menyeberang ke arah kanan jalan.
Dikarenakan jarak sudah terlalu dekat pengemudi mobil Calya tidak bisa menguasai laju kendaraannya dan menabrak dari belakang mobil Toyota Avanza, yang mengakibatkan korban mengalami luka dan kendaraan mengalami kerusakan.
“Kesimpulan dari saksi di lapangan dan olah TKP maka, pengemudi mobil Toyota Calya kurang hati-hati, dan tidak mampu menguasai laju kendaraannya, sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan,” tutupnya. (12)


















