Mandailing Natal, Darahjuang.online — Mandailing Natal Sosialisasi Pembangunan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT. HAMPARAN KEMILAU INDAH (PT.HKI) dengan warga Desa Balimbing Kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berjalan sukses dan menemukan kesepakatan, pada Selasa (27/6/23).
Acara dilaksanakan sangat sederhana di Gedung Madrasah Desa Balimbing dihadiri oleh Bupati Madina yang diwakili oleh Stafsus Sosial Politik Ali Mutiara Rangkuti, Fokopincam Cematan Natal, Dinas Perizinan, serta dari pihak Management Perusahaan PT. HKI.
Pantauan Awak Media Awalnya kegiatan berjalan sangat alot pada saat sesion tanya jawab terjadi perdebatan antara warga dengan pihak management perusahaan yang mana pekerjaan pembangunan PMKS tersebut sudah 10 bulan berjalan namun menurut warga tidak ada keterbukaan dari pihak perusahaan.
Mhd Idris dari tokoh Pemuda Desa Balimbing mempertanyakan tentang legalitas perusahaan, tentang siapa oknum Desa Balimbing yang memberikan rekom berdirinya pabrik dan menanyakan mengapa tenaga kerja warga setempat tidak di pekerjakan dan mengapa sejak terjadi pekerjaan pembangunan PMKS air PAM tersendat-sendat di wilayah desa itu dan sekitarnya.
Pihak management PT. HKI P. Rangkuti bidang PC (Production Control) menanggapi keluhan warga “pihak perusahaan akan merekrut pekerja 60 % dari warga setempat namun saat ini pekerjaan pembangunan PMKS masih ditangani oleh pihak kontraktor namun walaupun begitu pihak kami akan kordinasikan dengan pihak Rekanan, ucap Rangkuti.
Di tempat yang sama Rico Syaibani, SH Jabatan Business Development & Licensing mengatakan bahwa pengurusan izin sudah berjalan 80% dan perlu diketahui oleh warga izin kepemilikan lahan kami bukan izin SHM melainkan izin HGB ( Hak Guna Bangunan ) karena pembangunan PMKS ini berskala besar, ujarnya.
Stafsus Bupati Madina Ali Mutiara Rangkuti bidang Sosial dan Politik menghimbau kepada pihak perusahaan “agar mengutamakan merekrut tenaga kerja dari warga setempat dan mengeluarkan CSR sebagai kewajiban perusahaan kepada warga saling menguntungkan perusahaan dengan warga sesuai yang diatur oleh Undang-Undang,” pungkas Almut.
Selaku Ketua Forkopincam Natal Ali Syabana. S.Sos Camat Natal menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga kekondusifan dan menjaga kenyamanan investor yang datang ke daerah kita, dengan adanya investor akan membuka lapangan kerja bagi warga, yang terpenting sipatnya saling menguntungkan antara perusahaan dan warga, papar Camat Natal. (Red/26)


















