Foto bersama Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol Robertho Pardede, bersama seluruh anggota Polri, TNI, Pemda dan Mitra Polri.(Foto: Erick/DJO).
Banjarbaru, Darahjuang.online – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Ditlantas Polda Kalsel melaksanakan kegiatan apel siaga persiapan Operasi Intan 2024, Senin 14/10/2024.
Acara apel di laksnakan di lapangan Ditlantas Polda Kalsel Jalan A. Yani No.17 Landasan Ulin Barat Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru di ikuti oleh seluruh anggota Lantas Polda Kalsel, dan dari tamu undangan yang ikut melaksanakan. Kegiatan upacara tersebut.
Di dalam apel siaga persiapan Operasi Intan 2024, sebagai pemimpin apel siaga persiapan operasi Intan 2024, Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol Robertho Pardede menyampaikan, kegiatan apel ini selain untuk persiapan razia Zebra 2024, tetapi juga untuk persiapan bentuk dukungan pelantikan Presiden dan wakil presiden.
“Dalam rangka mendukung pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih serta mengajak masyarakat untuk ikut serta tertib berlalu lintas untuk mewujudkan keamanan ketertiban lalulintas sehingga akan menimbulkan kenyamanan saat berkendara,”jelasnya.
Kegiatan apel merupakan bentuk kesiapan operasi Zebra 2024, yang rencana di laksanakan mulai tanggal 14/10/2024 hingga 27/10/2024 ini, akan memeriksa persiapan baik dari aspek personil maupun dari sarana dan prasarana, serta keterlibatan unsur terkait.
“Persiapan dari rekan rekan TNI, Pemda, Mitra Polri, dan lain lain nya. untuk Anggota sendiri dari polda di dukung sebanyak 589 personil, tentunya sasaran dan target sesuai dengan tujuh prioritas pelanggaran yang menjadi target razia Zebra 2024,”imbuhnya.
Untuk penindakan penilangan di tekankan oleh Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol Robertho Pardede, selain ada tilang elektronik akan ada dilaksanakan tilang manual.
“Kita sudah sampaikan kepada anggota di lapangan, tentunya kegiatan ini bersifat preemtif dan preventif, kemudian melaksanakan edukasi humanis, dengan dukungan penegakan hukum itu menggunakan E TLE satis dan E TLE Mobile, dan kita akan melaksanakan tilang manual,”tegasnya.
Target pelanggaran tersebut diantaranya, pengemudi/pengguna motor mengunakan ponsel, pengemudi/pengendara di bawah umur, pengendara sepeda motor berboncengan tiga, pengemudi/pengendara tidak menggunakan helm/ tidak menggunakan sabuk pengaman, pengemudi/pengendara dalam pengaruh atau mengkonsumsi alkohol, pengemudi/pengendara melawan arus, dan pengemudi/pengendara melebihi batas kecepatan.
Selain itu, Razia ini untuk antisipasi mengurangi kecelakaan lalu lintas, di ketahui hampir sebagian besar masyarakat menjadikan sarana jalan sebagai prasarana penting dalam keseharian, dan jalan merupakan kunci penting dalam tumbuhnya Roda perekonomian.(14).
















