Alaku
Alaku
Alaku Alaku
Daerah  

UPTD Puskesmas Beruntung Baru Gelar Lokmin Tri Bulan l Lintas Sektor Untuk Tindak Lanjut PKG

oplus_2

Beruntung Baru, Darahjuang.online – Unit pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Beruntung Baru, melaksanakan acara Lokakarya Mini (Lokmin) l, yang di laksanakan di Aula UPTD Puskesmas beruntung baru Kecamatan Beruntung Baru Kabupaten Banjar, Selasa 25/02/2025.

Dalam acara Lokakarya mini di hadiri seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kecamatan Beruntung Baru, dan Kepala UPTD Puskesmas Beruntung Baru Dr.Wiwin Soesilowati, saat kegiatan Lokmin Tri Bulanan l Lintas Sektor, Kepala UPTD Puskesmas Dr. Wiwin Soesilowati, ia menjelaskan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Khususnya di wilayah kerja UPTD Puskesmas Beruntung Baru.

“Kegiatan ini adalah kegiatan sosialisasi internal, lanjutan untuk program Presiden RI Prabowo Subianto, u tuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis untuk anak anak dan orang tua,”jelasnya.

Kegiatan UPTD Puskesmas Beruntung Baru, di dalam kegiatan untuk menyampaikan sosialisasi kepada penilik sekolah, kepada Kepala Desa yang hadir untuk memberitahukan tentang PKG kepada masyarakat, sehingga masyarakat bisa mengetahui cara mendaftar PKG.

“Masyarakat cuma perlu membawa KTP, kartu Keluarga, dan hp android, tapi jika masyarakat yang Tidak memiliki hp android bisa aja nanti datang ke kantor akan kami bantu melalui aplikasi Yang ada di UPTD Puskesmas Beruntung Baru, dan akan kita layani acara gratis dan tidak akan mempersulit masyarakat,”imbuhnya.

Di sisi lain, dengan program PKG yang di lakukan oleh UPTD Puskesmas Beruntung Baru, Kepala Desa Kampung Baru fahmi, sangat mendukung dan akan mensosialisasikan kepada masyarakat untuk pendaftaran PKG.

“Karena masyarakat kita belum mengerti sepeeti apa pendaftaran PKG nanti kita akan sosialisasikan kepada masyarakat tentang pengobatan gratis, bahkan masyarakat yang berumah tahun bisa di berikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis sehingga masyarakat bisa menjalani pemeriksaan Tanpa harus di pungut biaya,”tuturnya.

Fahmi menambahkan, sosialisasi nantinya akan di lakukan melalui bidan desa untuk di sampaikan langsung kepada masyarakat.

“Dari bidan desa nanti akan tersampaikan kepada masyarakat, karna bidan desa sangat akrab dan sering bersama masyarakat, sehingga mempermudah sosialisasi kepada masyarakat,” pungkasnya.(14).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *