SURABAYA, Darahjuang.online – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa timur Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M. berikan laporan dihadapan Gubernur Khofifah di acara Launching Program Bantuan Biaya Pendidikan Rabu, (10/12/2025) pukul 20.00 wib.
Dalam laporannya Kadisdik Jatim Aries Agung Paewai mengatakan, “Kepada Gubernur Jawa timur Ibu Khofifah Indar Parawansa terima kasih atas kehadiran ibu di tengah-tengah kita semua dan tentu pada kesempatan yang berbahagia ini ijinkan kami dari seluruh jajaran insan pendidikan mengucapkan selamat dan sukses kepada Ibu Gubernur yang tadi pagi telah menerima Apresiasi Inovasi Government Award 2025 dari Kementerian Dalam Negeri entah ini ke sekian berapa kali Ibu Gubernur sudah menerima Penghargaan hingga dari Kementerian Dalam Negeri dan selalu menjadi peringkat terbaik Nasional tentu ini adalah jerih payah kita semua termasuk support dari Ibu Gubernur kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi DPRD yang selalu memberikan semangat kepada kita semua untuk melakukan inovasi-inovasi terbaik bagi pelayanan pendidikan dan juga seluruh pelayanan di Pemerintahan Provinsi Jawa timur”.
“Wakil Ketua Empat DPR RI Ibu Sri Wahyuni terima kasih, Ibu Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim Ibu Hj. Lilik Hendarwati yang kami hormati, Anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim Bapak Yordan M. Batara Goa dan Bapak Rasiyo yang kami hormati, hadir juga di tengah-tengah kita Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah Irjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Ibu Dr. fauza M.Si terima kasih atas kehadirannya dan tentu pada kesempatan ini nanti ibu akan menyampaikan rencana aksi daerah pencegahan dan penanganan anak tidak sekolah,” ujarnya.
“Alhamdulillah kerjasama dan kolaborasi dengan Kementerian Dalam Negeri kita ingin mempercepat penurunan angka tidak sekolah bagi anak-anak di Jawa timur, Ibu Gubernur yang kami hormati dan tentu Bapak Ibu sekalian para Kepala OPD, Direktur Bank Jatim, para pejabat struktural di lingkungan Dinas Pendidikan kepala cabang dinas ketua mkks negeri dan swasta yang berbahagia,” tambahnya.
“Pada kesempatan yang berbahagia ini puji syukur kehadirat Allah Subhanahu Wa ta’ala Tuhan Yang Maha Kuasa atas limpahan Rahmat dan tentu Hidayah dan Inayah kita dapat berkumpul pada kesempatan ini dalam rangka Launching Penyerahan Bantuan Pendidikan bagi peserta didik bagi keluarga yang kurang mampu di tahun 2025,” imbuhnya.
“Ibu Gubernur yang kami hormati kami melaporkan dua agenda strategis dalam rangka pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan di jawa timur yang pertama adalah penyerahan dokumen rencana aksi daerah gimana kegiatan ini tentu kita harapkan menjadi panduan strategis kita dalam memastikan tidak ada lagi anak usia sekolah di jawa timur yang tertinggal dan tidak mendapatkan haknya untuk mendapatkan pendidikan yang kedua kegiatan pada malam hari ini adalah launching program bantuan biaya pendidikan bagi keluarga kurang mampu tahun 2025, untuk memperkuat akses pendidikan yang berkualitas merata dan berkeadilan tujuan dari kegiatan ini tentu adalah peserta didik untuk sekolah tanah Jawa timur akibat karena kendala ekonomi, perjalanan panjang yang membentuk masa depan jutaan anak bangsa di program wajib belajar 13 tahun melalui pendidikan bersekolah SMA SMK dan SLB kelas 10 11 12 yang SLB mulai dari kelas 1 sampai dengan kelas 12 yang berasal dari keluarga kurang mampu yaitu desel 1 dan desil 2 kami tegaskan bahwa penerima bantuan ini bukan penerima bantuan program lain atau PIP atau bantuan sejenis lainnya dan data penerima telah melalui proses pendataan sesuai dengan data send dan darpodik serta diverifikasi faktual oleh sekolah dan cabang dinas besaran total anggaran yang diberikan untuk peserta didik yaitu masing-masing sebesar 1 juta rupiah dengan sasaran penerima bantuan tahun 2025 sebesar 48.177 peserta didik, adapun rincian jenjangnya SMA sebanyak 11. 362 siswa jenjang SMK sebanyak 24. 339 siswa jenjang SLB 12. 376 siswa, “ungkapnya.
” Mekanisme penyaluran dan penggunaan bantuan masing-masing siswa berdasarkan pembelian seragam buku alat tulis tas sepatu paket data untuk pembelajaran serta uang saku transport ke sekolah kami juga telah menetapkan aturan tegas mengenai pembatalan bantuan apabila bantuan ini dihentikan karena ada sesuatu hal yang pertama peserta didik meninggal dunia, putus sekolah, menikah, terlibat karminal, terbukti menerima bantuan sejenis dari sumber lainnya selanjutnya program ini adalah wujud hadirnya Pemerintah Provinsi Jawa timur dalam memastikan bahwa kemiskinan tidak boleh menjadi penghalang anak-anak kita untuk berpendidikan yang maju untuk masa depannya yang lebih baik gimana pendidikan ini tentu untuk semua dan harapan untuk masa depan selanjutnya kami mohon berkenan ibu gubernur jawa timur untuk memberikan arahan kepada kita semua sekaligus secara resmi meluncurkan program bantuan biaya untuk warga kurang mampu tahun 2025 demikian laporan yang kami sampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Ibu Gubernur selama ini kepada kami insan pendidikan mudah-mudahan menjadi ikhtiar kita bersama untuk Jatim berprestasi Jawa timur Gerbang Baru Nusantara, “pungkasnya. (09)


















