Banjarmasin, Darahjuang.online – Ketua Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Kalimantan Selatan, Hj. Uzlah, didampingi oleh Ketua DPW APBMI Muhammad Novel dan beberapa anggota APBMI mengunjungi Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjenguk dua anak yatim piatu korban kecelakaan lalu lintas di wilayah anjir Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah, yang terjadi empat tahun lalu dan merenggut nyawa kedua orang tua mereka. Saat ini, sang kakak Adel masih menjalani perawatan intensif, sementara adiknya Jaelani telah menjalani operasi pada bagian kaki.
Dalam kunjungan nya Ketua APBMI Kalsel Hj. Uzlah menyampaikan rasa prihatin mendalam atas kondisi kedua anak tersebut. Ia mengatakan kunjungan ini dilakukan atas nama APBMI Kalsel sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian dan bantuan.
“Kami atas nama Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia, kebetulan saya Ketua APBMI Kalsel, didampingi Ketua DPW APBMI kam, Muhammad Novel, datang ke Rumah Sakit ,Bhayangkara untuk melihat langsung kondisi ananda Jaelani dan kakaknya Adel. Kami mendapatkan informasi dari media sosial mengenai adanya anak yatim yang mengalami kecelakaan beberapa tahun lalu, terlebih mereka juga berasal dari wilayah terdampak banjir. Hal ini sangat menggugah rasa kemanusiaan kami,” jelasnya.
Ia menambahkan, sebelumnya APBMI Kalsel juga telah menyalurkan bantuan ke sejumlah titik banjir di Kalimantan Selatan. Saat turun langsung ke lapangan, pihaknya kembali memperoleh informasi mengenai kondisi kedua anak tersebut, sehingga memutuskan untuk melakukan kunjungan langsung ke rumah sakit.
“Kami ingin memastikan secara langsung keadaan ananda, sekaligus memberikan dukungan moral dan berharap ada harapan serta kesembuhan bagi mereka ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris DPW APBMI Kalsel, Muhammad Novel, menegaskan bahwa kehadiran pihaknya merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap sesama.
“Kehadiran kami di sini untuk menyampaikan rasa keprihatinan dan memberikan semangat kepada ananda zailani dan kakaknya yang mengalami kecelakaan empat tahun lalu. Kami berharap penanganan medis di Rumah Sakit Bhayangkara dapat berjalan dengan baik hingga mereka pulih,” harapnya.
Tidak hanya itu, dirinya juga menyampaikan bahwa APBMI Kalsel turut memberikan bantuan guna membantu meringankan beban biaya pengobatan.
“Upaya bantuan yang kami berikan semoga dapat sedikit membantu meringankan serta menjadi penyemangat bagi adik Jaelani dan kakaknya,” pungkasnya.(14).
APBMI Kalsel Hadir berikan dukungan dan bantuan Untuk Adel Dan Zailani Di RS Bhayangkara

















