Jakarta, Darahjuang.online – Kasus keracunan usai menyantap makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) memang sempat terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Salah satu kejadian terbaru dilaporkan pada akhir Januari 2026, ketika ratusan siswa SMA Negeri 2 Kudus, Jawa Tengah, mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu ayam suwir kuah soto dari program tersebut.
Di tengah kasus itu, beredar foto di media sosial yang diklaim menunjukkan warga merusak dapur MBG karena anak mereka mengalami keracunan. Unggahan tersebut tersebar melalui sejumlah akun Facebook disertai narasi bahwa aksi perusakan dilakukan sebagai bentuk protes masyarakat.
Namun hasil penelusuran Tim Cek Fakta menunjukkan klaim tersebut tidak benar. Foto yang beredar sebenarnya merupakan tangkapan layar video lama yang tidak berkaitan dengan program MBG di Indonesia.
Melalui teknik reverse image search, diketahui gambar itu berasal dari unggahan Instagram media India, Khobor Network, pada 23 Desember 2025. Video tersebut menggambarkan kerusuhan yang terjadi di wilayah Kheroni, Distrik Karbi Anglong Barat, Assam, India.
Di lansir dari media NDTV, dari foto yang beredar, itu merupakan bentrokan antar kelompok masyarakat adat di daerah tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia dan puluhan personel polisi terluka. Kerusuhan juga memicu perusakan sejumlah toko serta kendaraan bermotor.
Konflik tersebut dipicu tuntutan masyarakat suku Karbi yang meminta perlindungan atas tanah leluhur mereka serta penertiban penggunaan lahan oleh pendatang dari wilayah lain, khususnya Bihar.
Dengan demikian, foto yang diklaim sebagai perusakan dapur MBG akibat kasus keracunan dipastikan tidak terkait dengan Indonesia dan termasuk informasi keliru atau hoaks.(14).
Hoaks Perusakan Dapur MBG Beredar, Foto Beredar Kerusuhan di India

















