TP2DD Se-Sumatera Utara Perkuat Sinergi Digitalisasi Daerah
Medan, Darahjuang Online – Optimalisasi Penerimaan Daerah Non-Tunai, Intensifikasi Kartu Kredit Indonesia (KKI), dan Akselerasi Penyusunan Roadmap ETPD 2026-2030
Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Sumatera Utara menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) perkuat sinergi dalam percepatan digitalisasi daerah tahun 2026.
Kegiatan diadakan di Hotel Santika Dyandra Convention Centre, Medan, Senin (9/2/2026), dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, S.H., M.SP, CGCAE, CFRA, dihadiri oleh Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Walikota Tebing Tinggi, Bupati Karo, Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota, Kepala Bapenda dan BKAD Kabupaten/Kota Sumatera Utara, serta Direksi PT Bank Sumut.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Didit Widiana, menyoroti tren positif transaksi non-tunai di Sumatera Utara yang terus tumbuh hingga Triwulan IV 2025.
Championship TP2DD 2025, Juara 1 TP2DD Terbaik Tingkat Kabupaten Wilayah Sumatera (kabupaten Deli Serdang), Juara 2 TP2DD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Sumatera (Provinsi Sumatera Utara), dan Juara 2 TP2DD Terbaik Tingkat Kota Wilayah (Kota Medan).
Bank Indonesia, sebagai bagian dari TP2DD, berkomitmen untuk terus berkolaborasi mendorong perluasan elektronifikasi transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
Dalam pemaparan Asisten Direktur Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Angsoka Y. Paundralingga, menjelaskan bahwa Indeks ETPD Sumatera Utara pada Semester 1-2025 telah mencapai 94,49%, lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar 90,40% dengan seluruh Pemda di Sumut kini masuk kategori digital.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Utara, Ir. Ardan Noor, M.M., melaporkan keberhasilan program “Gebyar Pajak Non Tunai” yang mendorong masyarakat menggunakan QRIS dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan memaparkan laporan kinerja TP2DD Sumut Tahun 2025 serta rencana tindak lanjut 2026.
Dalam pemaparannya ditekankan mengenai pentingnya peta jalan (roadmap) implementasi yang mencakup fase persiapan hingga perluasan layanan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara transparan.
PT Bank Sumut. Dalam paparannya, menyatakan kesiapan memfasilitasi QRIS Dinamis dan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD/KKI). Solusi QRIS Dinamis ini memungkinkan rekonsiliasi real-time dengan akurasi 100% dan Merchant Discount Rate (MDR) 0% untuk transaksi pemerintah.
Tindak Lanjut Sinergi Penguatan TP2DD Tahun 2026 oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap.
Optimalisasi Penerimaan Daerah secara Non-Tunai: Seluruh Pemerintah Daerah berkomitmen memperluas kanal pembayaran non-tunai khususnya pada kanal digital (QRIS, E-commerce, Mobile Banking) untuk pajak dan retribusi daerah, sehingga PAD dapat meningkat dengan lebih transparan dan akuntabel.
Pemerintah daerah bersama Bank Sumut sepakat memastikan ketersediaan infrastruktur kanal non-tunai, dan implementasi regulasi daerah (Perkada/PKS) guna mendukung penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI).
Penyusunan Roadmap ETPD dan Rencana Aksi Seluruh Pemerintah Daerah berkomitmen untuk mengakselerasi penyusunan Roadmap ETPD dan Rencana Aksi 2026–2030
Dengan komitmen digitalisasi 2026-2030 dan implementasi masif Kartu Kredit Indonesia (KKI), TP2DD optimis dapat mewujudkan ekosistem keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan inklusif, pada peningkatan kemandirian fiskal dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara. (Rls/22)


















