Alaku
Alaku
Alaku Alaku

Presiden Prabowo Subianto Resmikan SPPG Polri, 35 Unit SPPG Polda Kalsel Siap Dukung Ketahanan Pangan

oplus_2

Banjarbaru, Darahjuang.online — Peresmian dan ground breaking Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri serta peresmian gudang ketahanan pangan oleh Presiden RI berlangsung secara nasional dan diikuti jajaran kepolisian daerah melalui zoom meeting. Polda Kalsel turut mengikuti kegiatan tersebut dari Green House Mapolda Kalsel, Jumat (13/02/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Kalsel menyampaikan bahwa pihaknya telah melaporkan langsung kepada Presiden terkait progres pembangunan SPPG di wilayah Kalimantan Selatan. Total terdapat 35 unit SPPG yang direncanakan, termasuk 10 unit yang difokuskan untuk daerah terpencil dan lingkungan pondok pesantren.

Kapolda menegaskan program SPPG bukan hanya terkait penyediaan makanan bergizi, tetapi juga memastikan standar keamanan distribusi makanan, pengolahan limbah, serta keberlanjutan operasional fasilitas agar benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami Polda Kalsel di sapa oleh bapak presiden saat kegiatan zoom meting, kita sampaikan dan kita memastikan seluruh fasilitas SPPG yang dimiliki Polda Kalsel memenuhi standar kelayakan, mulai dari proses produksi makanan, distribusi hingga pengelolaan limbahnya. Ini bagian dari komitmen Polri mendukung program ketahanan pangan nasional,” jelasnya.

Selain pembangunan SPPG, Polda Kalsel juga melaporkan pengembangan 42 kolam bioflok yang tersebar di satuan Brimob, pondok pesantren Salafiyah, serta beberapa polres jajaran sebagai bagian dari penguatan sektor pangan berbasis protein.

Untuk 10 SPPG prioritas, satu unit berada di wilayah Tanah Bumbu dan sembilan unit lainnya di Barito Kuala. Saat ini lima unit sudah beroperasi, sementara lima lainnya telah siap dan menunggu proses verifikasi akhir.

“Dengan progres yang berjalan ini, Polda Kalsel optimistis seluruh program SPPG dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi dan stabilitas pangan di wilayah Kalimantan Selatan,”ungkapnya.

Tidak hanya itu, Kapolda sendiri menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat, Polri, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini, terutama dalam mendukung peningkatan gizi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.(14).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *