Alaku
Alaku
Alaku Alaku

Kunjungi Ponpes Dan Panti Asuhan RMA, DMI Banjarbaru Berikan Santunan Kepada Anak Yatim

oplus_0

Banjarbaru, Darahjuang.online – Owner Dealer Honda Haur Kuning sekaligus pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Banjarbaru, Gusti Noor Na Satya Dharma, kembali melaksanakan kegiatan sosial berupa silaturahmi dan santunan ke Pondok Pesantren serta Panti Asuhan Raudlatul Muta’allimin Annahdliyah (RMA), Kelurahan Guntung Manggis, Jumat (10/04/2026).

Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang telah dilaksanakan sejak lama. Saat bersama awak media Gusti Noor Na Satya Dharma menegaskan, setiap Jumat pihaknya secara bergiliran mengunjungi panti asuhan untuk bersilaturahmi sekaligus memberikan santunan kepada anak-anak yatim.

“Alhamdulillah, kegiatan silaturahmi dan santunan ini memang rutin kami lakukan setiap Jumat. Panti asuhannya bergantian, jadi terus berjalan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut awalnya merupakan program pribadi yang telah berjalan sejak tahun 2001. Seiring waktu, program tersebut kemudian turut diintegrasikan ke dalam kegiatan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Banjarbaru.

“Awalnya ini dari Pondok Kuning sejak tahun 2001, lalu karena saya juga di DMI, akhirnya kami masukkan menjadi bagian dari program DMI,” jelasnya.

Dirinya juga mengungkapkan harapannya agar kepedulian terhadap anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan terus tumbuh di tengah masyarakat. Menurutnya, perhatian terhadap mereka merupakan tanggung jawab bersama.

“Harapan kami sederhana, bagaimana kita sebagai masyarakat Indonesia bisa peduli kepada anak-anak yatim dan mereka yang membutuhkan. Itu yang utama,” katanya.

Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren dan Panti Asuhan RMA menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan. Ia menilai kehadiran tokoh masyarakat dan pengusaha sangat berarti dalam mendukung keberlangsungan pendidikan dan kesejahteraan anak-anak yatim.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian beliau. Tidak banyak yang memiliki perhatian besar terhadap dunia pendidikan dan yatim dhuafa seperti ini,” ungkapnya.

Pihak pesantren juga berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut dan menginspirasi pihak lain untuk turut berkontribusi. Terlebih, pembangunan fasilitas di lingkungan pesantren masih terus berjalan.

“Harapan kami jangan jera untuk datang ke sini, dan mudah-mudahan bisa menggugah yang lain. Masjid kami saat ini masih sekitar 70 persen pembangunan, sehingga masih membutuhkan dukungan,” Imbuhnya.

Diketahui, Pondok Pesantren RMA mulai dibangun sejak tahun 2020 dan kini telah menjalankan berbagai program pendidikan, seperti MTs, Diniyah, serta Taman Pendidikan Al-Qur’an. Ke depan, kawasan ini direncanakan berkembang menjadi RMA Center yang mencakup pendidikan tahfiz Al-Qur’an, kejuruan (SMK), hingga program manasik haji dan umrah.(14).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *