Banjarbaru, Darahjuang.online – Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Kalimantan Selatan meresmikan Kedai Kopi Ojol Banua yang berlokasi di Taman Minggu Raya, Kota Banjarbaru, Rabu (22/04/2026) malam.
Kehadiran kedai ini menjadi terobosan baru Polri dalam membangun komunikasi yang lebih humanis dengan komunitas ojek online (ojol) dan masyarakat.
Peresmian tersebut disampaikan oleh Dirintelkam Polda Kalsel Kombes Pol Priyanto Priyo Hutomo melalui Panit III Subdit II Ditintelkam, Iptu Asep Purwono. Kedai ini tidak hanya difungsikan sebagai tempat bersantai, tetapi juga menjadi ruang dialog terbuka antara Polri, driver ojol, dan masyarakat.
“Kedai ini bukan sekadar tempat ngopi, tetapi menjadi wadah kolaborasi dan komunikasi dua arah. Di sini kami ingin mendengar langsung aspirasi masyarakat, khususnya dari rekan-rekan ojol,” ungkap Iptu Asep.
Keberadaan Kedai Kopi Ojol Banua dilatarbelakangi meningkatnya jumlah driver online serta beragamnya aplikator yang beroperasi di Kalimantan Selatan, seperti Gojek, Grab, Maxim, dan Shopee Food. Kondisi ini mendorong perlunya ruang bersama untuk pembinaan, koordinasi, dan mempererat hubungan antar komunitas.
Selain sebagai tempat berkumpul, kedai ini juga memiliki fungsi strategis sebagai posko kamtibmas informal. Para driver ojol yang memiliki mobilitas tinggi di jalan diharapkan dapat menjadi mitra Polri dalam mendeteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami ingin menjadikan ojol sebagai mata dan telinga Polri. Dengan komunikasi yang lebih dekat, informasi terkait gangguan kamtibmas bisa lebih cepat diterima dan ditindaklanjuti,” jelasnya.
Fasilitas yang disediakan di Kedai Ojol Banua pun cukup lengkap, mulai dari makanan dan minuman dengan harga terjangkau, air mineral, kopi, snack, hingga sarana pendukung seperti stopkontak untuk pengisian daya ponsel, serta permainan santai seperti kartu domino dan catur.
Lokasinya yang strategis di pusat kota juga memudahkan akses bagi para driver.
Program ini juga menjadi bagian dari pendekatan cooling system Polri, yakni menciptakan suasana yang kondusif melalui pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat, khususnya komunitas ojol yang selama ini menjadi bagian penting dalam pelayanan publik dan transportasi.
Sementara itu, Ketua PKM Gojek Banjarmasin, Ali, menyambut positif kehadiran Kedai Ojol Banua. Ia menilai fasilitas tersebut sangat membantu para driver dalam beristirahat sekaligus mempererat hubungan antar sesama ojol maupun dengan pihak kepolisian.
“Kami sangat senang dengan adanya kedai ini. Bisa jadi tempat kumpul, nongkrong, dan mempererat hubungan antar driver dari berbagai aplikasi,” ujarnya.
Ia juga menilai kehadiran kedai ini mampu mendekatkan komunitas ojol dengan aparat kepolisian, sehingga komunikasi menjadi lebih terbuka dan akrab.
“Dengan adanya tempat ini, kami jadi lebih dekat dengan kepolisian, khususnya dari Intelkam. Jadi tidak ada jarak lagi,” imbuhnya.
Ali berharap ke depan fasilitas kedai dapat terus ditingkatkan, termasuk penyediaan area parkir khusus bagi driver ojol serta menjaga harga makanan dan minuman tetap terjangkau.
“Mudah-mudahan kedai ini bisa terus berjalan dan bermanfaat bagi kami semua. Kami dari ojol sangat mendukung program ini,” pungkasnya.(14).
Kedai Kopi Ojol Banua Jadi Jembatan Keakraban Ditintelkam Polda Kalsel dan Driver Online

















