Alaku
Alaku
Alaku Alaku

Sekdaprov Kalsel Tekankan Pengawasan ASN Harus Konsisten dan Profesional

Banjarbaru, Darahjuang.online  – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin resmi membuka Rapat Koordinasi Teknis Pengawasan dan Pengendalian Kepegawaian Tahun 2026 se-Kalimantan Selatan yang digelar oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Selatan, bertempat di Aula Bakumpulan Kantor BKD Provinsi Kalsel, di Banjarbaru, Senin (18/5/2026).


Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola kepegawaian yang profesional, akuntabel, dan berintegritas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, khususnya dalam aspek pengawasan dan pengendalian manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).

Alaku


Rakornis yang mengangkat tema “Berataan Begawi wan Mengawasi Untuk Layanan Kepegawaian Makin Baik” tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari Badan Kepegawaian Negara, di antaranya Sekretaris Utama BKN Imas Sukmariah sebagai keynote speaker, Deputi Bidang Pengawasan dan Pengendalian Manajemen ASN Hardianawati, serta Direktur Pengawasan dan Pengendalian I Andi Anto.


Dalam kesempatan tersebut, Sekda Provinsi Kalsel Muhammad Syarifuddin menyampaikan pentingnya penguatan sistem pengawasan dan pengendalian kepegawaian guna mewujudkan ASN yang disiplin, profesional, dan bertanggung jawab serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang merujuk pada UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN dan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil.


“Tanpa sistem pengawasan yang kuat, reformasi birokrasi tentu akan sulit terwujud. Oleh sebab itu, melalui forum koordinasi teknis ini, saya ingin menegaskan beberapa hal. Pertama, pengawasan secara berjenjang harus dilakukan secara konsisten. Setiap Kepala Perangkat Daerah dan atasan langsung wajib memastikan kepatuhan disiplin dan kinerja bawahan. Tidak hanya melalui presensi, tetapi lebih pada akuntabilitas hasil kerja yang dihasilkan,” ujar Muhammad Syarifuddin.


Sementara itu, Sekretaris Utama BKN Imas Sukmariah mengharapkan rakornis ini dapat memberi pemahaman tentang regulasi layanan kepegawaian kepada seluruh pengelola kepegawaian di daerah.


“Inti dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada seluruh pengelola kepegawaian tentang regulasi terkait pelaksanaan layanan kepegawaian,” tekan Imas Sukmariah.


Melalui rakornis ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah daerah dengan BKN dalam meningkatkan kualitas manajemen ASN sekaligus memperkuat pemahaman terhadap regulasi dan kebijakan kepegawaian yang berlaku. Kegiatan berlangsung dengan antusias dan diikuti peserta dari berbagai instansi lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, baik secara langsung maupun daring, serta dihadiri Kepala BKD Provinsi Kalsel Noryadi, Kepala BKD kabupaten/kota se-Kalsel, dan pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup Provinsi Kalimantan Selatan.(14).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *