Alaku
Alaku
Alaku Alaku

Berprestasi Di Berbagai Pertandingan The Police Tak Hanya Kejar Juara, Kini Fokus Cetak Bibit Atlet Basket

Banjarbaru, Darahjuang.online – Perjalanan panjang tim basket The Police membuktikan bahwa pembinaan olahraga yang dilakukan secara konsisten mampu melahirkan prestasi. Berawal dari pembentukan pada 2013, tim basket yang beranggotakan personel kepolisian dari berbagai satuan di Kalimantan Selatan itu kini berkembang pesat hingga memiliki The Police Basketball Academy yang resmi diluncurkan pada Jumat (03/07/2026).

Pembina The Police Basketball, AKBP Yeremias Tony Putrawan, saat bersama awak media, Minggu 05/07/2026, dirinya mengatakan, pembentukan tim tersebut diawali dari keinginan membangun wadah positif bagi personel Polri sekaligus menjadi ruang pembinaan bagi generasi muda yang memiliki bakat di cabang olahraga basket.

“Tim ini mulai terbangun sejak tahun 2013. Setelah itu berkembang ke berbagai wilayah. Dulu dikenal dengan nama Tribrata, kemudian terus berkembang hingga akhirnya kami mampu meraih berbagai prestasi, termasuk menjadi juara di sejumlah kejuaraan,” terangnya.

Menurutnya, basket merupakan olahraga yang mampu menjadi sarana pembentukan karakter sekaligus aktivitas positif bagi anak-anak muda. Karena itu, pihaknya tidak hanya fokus mengejar prestasi, tetapi juga membangun sistem pembinaan berkelanjutan.

“Kami sangat mendukung kegiatan positif anak-anak muda yang memiliki bakat bermain basket. Mereka kami seleksi, kemudian diberikan pelatihan dan pembinaan agar bisa berkembang menjadi pemain yang lebih baik,” katanya.

Selain membuka akademi, The Police juga aktif menggelar coaching clinic ke berbagai sekolah untuk menjaring bibit-bibit atlet baru. Melalui kegiatan tersebut, para pelajar diperkenalkan dengan program pembinaan yang tersedia di akademi.

Dirinya mengungkapkan hingga saat ini perkembangan komunitas basket The Police terus menunjukkan tren positif. Dukungan dari personel kepolisian di berbagai daerah membuat jumlah anggota terus bertambah.

“Alhamdulillah sampai hari ini semuanya berjalan lancar dan semakin berkembang. Kami memiliki kelompok basket mulai usia dini hingga kelompok usia 45 tahun. Semua dibagi berdasarkan kelompok sehingga pembinaannya lebih maksimal,” ungkapnya.

Ia menjelaskan kekuatan utama The Police terletak pada kekompakan tim yang dihuni pemain-pemain terbaik dari berbagai Polres di Kalimantan Selatan. Setiap pemain memiliki peran sesuai posisi masing-masing.

“Kalau bermain basket tidak bisa hanya mengandalkan satu orang. Kami punya playmaker dari Polres, shooting guard dari Polresta, center dari staf Kapolda, dan pemain-pemain lainnya dari berbagai daerah. Semua memiliki kemampuan di posisinya masing-masing,” jelasnya.

Keanggotaan tim juga berasal dari hampir seluruh wilayah di Kalimantan Selatan, termasuk Kabupaten Kotabaru. Berkat pembinaan yang berkesinambungan, The Police mampu mencatatkan hasil membanggakan di level nasional.

“Pada kejuaraan terakhir kami berhasil finis di peringkat enam nasional. Di perempat final kami bahkan mengalahkan juara bertahan dari Polda Kalimantan Timur. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan prestasi,” pungkasnya.

Keberadaan The Police Basketball Academy diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet muda yang mampu melahirkan pebasket-pemain berbakat sekaligus memperkuat prestasi basket Kalimantan Selatan di tingkat nasional.(14).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *