Banjarmasin, Darahjuang.online – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan kembali menorehkan prestasi di bidang pengembangan sumber daya manusia. Salah satu pegawainya, Sri Widayati, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Hukum setelah sukses mempertahankan disertasinya dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor di Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin, Kamis (25/6/2026).
Keberhasilan tersebut menjadi bukti komitmen Polda Kalimantan Selatan dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi. Kehadiran personel bergelar doktor diharapkan mampu memperkuat kapasitas akademik sekaligus melahirkan gagasan strategis bagi pengembangan sistem hukum dan tata kelola kepolisian di Indonesia.
Dalam sidang promosi, Sri Widayati mempertahankan disertasi berjudul “Rekonstruksi Model Institusional Kompolnas dalam Mewujudkan Profesionalitas Polri di Indonesia.” Penelitian tersebut menawarkan konsep penguatan kelembagaan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sebagai instrumen pengawasan eksternal yang lebih efektif guna mendorong terwujudnya Polri yang profesional, transparan, akuntabel, serta semakin dipercaya masyarakat.
Sidang promosi berlangsung khidmat dan dipimpin oleh tim penguji dari kalangan akademisi serta pakar hukum Universitas Lambung Mangkurat. Tim penguji terdiri atas Dr. Djoni Sumardi Gojali, S.H., M.Hum. selaku Ketua, Dr. Hj. Syahrida, S.H., M.H. sebagai Sekretaris, Dr. Diana Haiti, S.H., M.H. selaku Promotor, Dr. Rahmida Erliani, S.H., LL.M. sebagai Kopromotor I, Dr. Anang Sophan Tornado, S.H., M.H., M.Kn. sebagai Kopromotor II, bersama jajaran penguji dan penguji tamu dari berbagai akademisi hukum.
Sri Widayati mengatakan, keberhasilannya meraih gelar doktor bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi juga bentuk tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan institusi kepolisian.
“Disertasi ini saya susun dengan harapan dapat memberikan sumbangsih pemikiran bagi penguatan kelembagaan Kompolnas sebagai mitra strategis dalam mewujudkan Polri yang semakin profesional, transparan, akuntabel, serta mampu menjawab harapan masyarakat. Semoga hasil penelitian ini dapat menjadi referensi dalam pengembangan kebijakan di bidang kepolisian,” tuturnya kepada awak media, Senin 06/07/2026.
Ia juga berharap semakin banyak personel Polri yang terdorong untuk meningkatkan kompetensi melalui pendidikan tinggi.
“Pendidikan merupakan investasi bagi kemajuan institusi. Saya berharap semakin banyak anggota Polri yang terus belajar dan mengembangkan kapasitas diri sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tuturnya.
Keberhasilan Sri Widayati menambah jajaran insan kepolisian yang berhasil menempuh pendidikan hingga jenjang doktoral. Lebih dari sekadar capaian pribadi, hasil penelitian tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan sistem pengawasan kepolisian di Indonesia melalui penguatan peran Kompolnas sebagai mitra strategis dalam mewujudkan Polri yang semakin modern, profesional, transparan, dan akuntabel sesuai harapan masyarakat.(14).


















