Puskesmas Tanjung Kemuning Salurkan Bantuan Susu untuk Ibu Hamil dan Bayi Baru Lahir, Jaga Awal Kehidupan yang Sehat
Kaur, Bengkulu || Darahjuang.online — Upaya meningkatkan status gizi ibu hamil dan bayi baru lahir terus digencarkan layanan kesehatan tingkat dasar. Puskesmas Tanjung Kemuning menggelar penyaluran bantuan suplemen susu secara langsung di Desa Selika I, Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur, Kabupaten Kaur pada Rabu (21/10/2026), di bawah pimpinan Kepala Puskesmas Tanjung Kemuning Herlina Hayati, S.Kep.
Kegiatan ini bukan sekadar pemberian barang, melainkan bagian dari strategi pencegahan risiko kekurangan gizi yang kerap mengintai ibu selama kehamilan dan bayi di masa awal pertumbuhan. Kekurangan asupan nutrisi pada fase kritis ini dapat berdampak jangka panjang terhadap perkembangan anak dan daya tahan tubuh ibu.
Dalam kesempatan itu, sejumlah ibu hamil dan keluarga yang baru memiliki bayi menerima paket bantuan berupa susu. Herlina Hayati, S.Kep. menjelaskan bahwa susu yang diberikan berfungsi sebagai pendamping asupan harian, bukan pengganti makanan pokok, guna melengkapi kebutuhan protein dan kalsium.
Petugas kesehatan juga menyisipkan sesi penyuluhan singkat. Para peserta diingatkan bahwa pemberian nutrisi yang tepat sejak awal dapat menurunkan risiko berat badan lahir rendah dan komplikasi kehamilan yang dapat membahayakan nyawa ibu dan anak.
Puskesmas mencatat bahwa kebutuhan nutrisi tambahan di wilayah Desa Selika I dan sekitarnya masih cukup tinggi. Banyak keluarga dari kelompok berpenghasilan rendah yang kesulitan memenuhi kebutuhan susu secara mandiri, sehingga program ini menjadi penyangga penting bagi mereka.
Pihak puskesmas berkomitmen tidak berhenti pada satu kali penyaluran. Herlina Hayati menyampaikan pihaknya akan memantau perkembangan gizi penerima secara berkala dan melibatkan kader posyandu untuk menjangkau warga yang belum terdata di desa‑desa sekitar.
Media ini akan terus memantau kelanjutan program. Seluruh warga diharapkan dapat memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia, karena pemenuhan gizi sejak dini adalah fondasi utama generasi yang sehat dan tangguh di masa depan. (18)


















