Banjarbaru, Darahjuang.online – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Intan 2026 dalam rangka pengamanan dan pelayanan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan Direktorat Lalu Lintas Polda Kalsel, Kamis (12/3/2026).
Apel dipimpin langsung Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan dan diikuti unsur TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya yang terlibat dalam pengamanan mudik Lebaran.
Usai kegiatan, ia menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Intan 2026 merupakan operasi terpusat yang dilaksanakan secara serentak untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat selama periode mudik hingga arus balik Lebaran.
“Tadi kita telah melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Intan 2026 dan amanat yang dibacakan merupakan amanat dari Bapak Kapolri sebagai pedoman pelaksanaan pengamanan selama perayaan Idulfitri,” terang Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.
Ia menyebutkan, dalam pelaksanaan operasi tersebut Polda Kalsel menyiagakan ribuan personel gabungan untuk mengamankan berbagai titik strategis di wilayah Kalimantan Selatan.
“Untuk wilayah Polda Kalimantan Selatan, pengamanan melibatkan total sekitar 2.189 personel yang terdiri dari unsur Polri, TNI, serta instansi terkait lainnya,” jelasnya.
Menurutnya, pengamanan akan difokuskan pada sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama libur Lebaran.
“Beberapa tempat yang menjadi fokus pengamanan di antaranya jalur-jalur mudik yang dilalui masyarakat, tempat ibadah, serta lokasi wisata yang ada di Kalimantan Selatan,” katanya.
Selain itu, Polda Kalsel juga melakukan langkah antisipasi terhadap potensi kecelakaan lalu lintas dengan memetakan titik-titik rawan di berbagai wilayah.
“Saya telah memerintahkan para Kapolres untuk melakukan mapping terhadap titik-titik rawan kecelakaan, kemudian memasang rambu-rambu dan melakukan langkah pencegahan agar angka kecelakaan dapat ditekan,” tegasnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas lainnya, seperti balap liar yang kerap terjadi saat momentum Lebaran.
“Kami juga mengantisipasi potensi tindak pidana lainnya, termasuk balap liar yang bisa membahayakan masyarakat. Semua ini dilakukan agar masyarakat dapat melaksanakan mudik dengan aman, nyaman, dan lancar,” ungkapnya.
Kapolda juga mengimbau masyarakat yang akan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan serta memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan.
“Kami mengimbau para pemudik untuk selalu berhati-hati di jalan dan memperhatikan keselamatan. Jika meninggalkan rumah, pastikan listrik dimatikan dan rumah dalam keadaan aman,” ujarnya.
Ia juga mempersilakan masyarakat yang ingin menitipkan kendaraan selama mudik untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan oleh aparat keamanan.
“Apabila masyarakat memiliki kendaraan yang tidak dibawa mudik, silakan dititipkan di kantor-kantor polisi maupun di Koramil atau Kodim, karena tempat tersebut juga telah disiapkan untuk membantu masyarakat yang akan melaksanakan mudik,” pungkasnya.(14).
Apel Gelar Pasukan Ketupat Intan 2026 Ribuan Personel Disiagakan Untuk Pengaman Lebaran

















