Alaku
Alaku
Alaku Alaku

BI Umumkan Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulan Januari 2026

BI Umumkan Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulan Januari 2026

 

Alaku

Medan, Darahjuang.online – Hasil Rapat Dewan Gubernur pada bulan Januari Tahun 2026, pada hari Rabu 21 Januari 2026, siaran secara daring melalui Bank Indonesia Perwakilan Sumatra Utara dimulai pukul 14.00 wib.

 

Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Tahun 2026, disampaikan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo membahas ekonomi kedepan.

 

Ekonomi global pertumbuhan ekonomi

 

Putusan rapat Dewan Gubernur 20-21 Januari 2026 untuk mempertahankan BI Rate-sebesar 4,75% suku bunga Deposit sebesar 3,75% dan suku bunga lending Fasility sebesar 5,50% kata Perry Warjiyo.

 

Keputusan ini konsisten dengan fokus kebijakan saat ini pada upaya stabilitasi nilai tukar Rupiah dari dampak meningkatnya ketidak pastian global guna mendukung pencapaian sasaran inflasi 2026-2027.

 

Perekonomian dunia masih dalam tren melambat dengan ketidakpastian yang meningkat.

 

Pertumbuhan ekonomi dunia 2026 diprakirakan sedikit lebih rendah menjadi sebesar 3,2% dibandingkan dengan capaian sebesar 3,3%. Pertumbuhan yang lebih rendah tersebut terutama dipengaruhi oleh dampak lanjutan tatif tesiprokal Amerika Serikat (AS) dan kerentanan rantai pasok global, meskipun prospek perekonomian AS membaik didorong investasi sektor teknologi termasuk artficial intelligensi (AI) dan stimulus fiskal pengurangan pajak.

 

Dijelaskan Perry Pertumbuhan ekonomi Jepang, Tiongkok, dan India pada 2026 diprakirakan melambat akibat pelemahan permintaan domestik dan ekspor di tengah investasi AI yang juga meningkat.

 

Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan makin perlu ditingkatkan agar sesuai dengan kapasitas perekonomian. Pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2025 diprakirakan lebih tinggi ditopang oleh kenaikan permintaan domestik sejalan dengan membaiknya keyakinan pelaku ekonomi dan peningkatan stimulus fiskal. Berdasarkan Lapangan Usaha (LU), ujar Perry.

 

Pertumbuhan ekonomi keseluruhan tahun 2025 diprakirakan berada di kisaran 4,7-5,5%. Pada 2026, pertumbuhan ekonomi diprakirakan meningkat dalam kisaran 4,9-5,7%,0 ditopang kenaikan permintaan domestik sejalan dengan berbagai kebijakan Pemerintah dan berlanjutnya dampak positif dari bauran kebijakan Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. (22)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *