Kotabaru, Darahjuang.online – Media sosial dihebohkan dengan beredarnya informasi insiden kecelakaan kerja berupa ledakan di Pabrik PT Sebuku Feroalloy Perkasa (SFP), Desa Serakaman, Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 12 Januari 2026, sekitar pukul 15.00 Wita.
Ledakan terjadi saat proses produksi biji besi di area pabrik dan menyebabkan tujuh orang pekerja menjadi korban. Dari jumlah tersebut, tiga orang dilaporkan mengalami luka berat, sementara empat lainnya mengalami luka ringan.
Salah satu korban luka berat diketahui merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal China, bernama Xu Liodong (39). Korban mengalami luka bakar pada bagian punggung serta jari tangan kanan yang sebagian terpotong akibat semburan material panas.
Informasi yang beredar menyebutkan, kecelakaan kerja bermula dari gangguan pada sistem pembuangan slag atau limbah hasil peleburan biji besi. Slag cair yang tidak mengalir sempurna menuju kolam pendingin kemudian bersentuhan langsung dengan air, sehingga memicu ledakan dan lontaran material panas ke area kerja.
Material panas tersebut mengenai para pekerja yang berada di sekitar lokasi kejadian. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis, baik di fasilitas kesehatan setempat maupun dirujuk untuk perawatan lanjutan.
PT Sebuku Feroalloy Perkasa diketahui merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan dan pengolahan logam di Kabupaten Kotabaru, serta merupakan afiliasi dari SILO Group.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak perusahaan maupun instansi terkait mengenai penyebab pasti insiden tersebut. Kejadian ini masih menjadi sorotan publik dan ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.(14).
Insiden Ledakan Pabrik di Pulau Sebuku Gegerkan Medsos, 7 Pekerja PT SFP Jadi Korban

















