Ketua DPC GRIB Jaya Jumata Hadiri Tanam 1.000 Pohon Mangrove di Pesisir Pantai Tanjung Uma
Batam, Darahjuang.online – Keluarga Besar Organisasi masyarakat (Ormas) DPC GRIB Jaya Kota Batam, Ketua DPC Jumata Rahmatgahi Boling beserta Wakil Ketua DPC 1 Aldo Pratama rambe, Wakil Ketua DPC 2 Budi Phang, Wakil Ketua DPC 3 As Ibrahim, Sekretaris DPC Parlagutan Mora Oloan Siregar, Bendahara DPC Adrian Saputra, Ketua Srikandi DPC Marlen Susanty beserta jajaran menghadiri dalam kegiatan sosial dan lingkungan dengan menanam sebanyak 1.000 pohon mangrove di kawasan pesisir pantai Tanjung Uma, Kota Batam. Minggu (27/09/2026)
Rombongan DPC GRIB Jaya Kota Batam menghadiri acara tanam 1,000 pohon mangrove yang di adakan oleh Ketua DPD GRIB Jaya se-Kepri Junedi Edi. Beserta jajarannya.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua DPD GRIB Jaya Kepri, Junaidi Edy, bersama jajaran pengurus dan anggota. Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan penanaman pohon mangrove ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong suasana yang lebih sejuk dan kondusif di Kota Batam .
Turut hadir Tokoh masyarakat Tanjung Uma, Dato’ Ismail, yang dikenal sebagai salah satu tokoh yang dituakan di wilayah tersebut.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi bagaimana kita bersama-sama menjaga ekosistem pantai dan laut agar tetap lestari. Kami juga ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas Batam,” ujar Junaidi Edy. Ketua DPD GRIB Jaya Kepri.
Kegiatan ini turut dihadirin perwakilan Polsek Lubuk Baja melalui Bhabinkamtibmas, serta sejumlah organisasi dan elemen masyarakat, di antaranya Gagak Hitam, GAMAT, LLMB, PERMAI, PERMASA, dan HKTI Kepri yang diwakili oleh I Wayan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Untuk diketahui Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga kawasan pesisir, mencegah abrasi serta menjadi habitat berbagai biota laut. Karena itu, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Ucap Jumata Ketua DPC GRIB Jaya Kota Batam.
Kegiatan penanaman 1.000 pohon mangrove tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mempererat kebersamaan antara organisasi kemasyarakatan, aparat kepolisian, tokoh masyarakat, dan warga Tanjung Uma. (25)


















