Alaku
Alaku
Alaku Alaku Alaku

REMBUK PEMUDA PROVINSI BENGKULU RESMI DIDEKLARASIKAN, SATUKAN GAGASAN PEMUDA UNTUK PEMBANGUNAN DAERAH

REMBUK PEMUDA PROVINSI BENGKULU RESMI DIDEKLARASIKAN, SATUKAN GAGASAN PEMUDA UNTUK PEMBANGUNAN DAERAH

 

Alaku

BENGKULU, Darahjuang.online — Rembuk Pemuda Provinsi Bengkulu resmi dideklarasikan melalui kegiatan Deklarasi sekaligus Seminar Publik yang dilaksanakan di Gedung Pola, Kantor Gubernur Provinsi Bengkulu, Sabtu (26/9/2026).

 

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh pendiri Rembuk Pemuda dari tingkat pusat, serta sejumlah unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan perwakilan generasi muda Bengkulu, Hipmi Bengkulu .

 

Turut hadir Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Staf Ahli Gubernur Bengkulu Bidang Kepemudaan, perwakilan Kapolda Bengkulu melalui Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam), perwakilan Kapolresta Bengkulu melalui Kabag Ops, perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu melalui bidang kepemudaan, Dandim Bengkulu, serta sejumlah tokoh dan elemen kepemudaan.

 

Kegiatan juga diikuti oleh Duta dan Bujang Gadis Bengkulu, Duta Kampus, Putra-Putri Kebudayaan, berbagai organisasi kepemudaan (OKP), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), komunitas pemuda, serta sejumlah elemen masyarakat lainnya.

 

Deklarasi ini menjadi momentum awal bagi Rembuk Pemuda Provinsi Bengkulu untuk membangun ruang bersama bagi generasi muda dalam menyampaikan gagasan, aspirasi, serta mengambil bagian dalam pembangunan daerah dan nasional.

 

Koordinator Rembuk Pemuda Provinsi Bengkulu, Kelvin Malindo, menegaskan bahwa kehadiran Rembuk Pemuda bukan untuk menggantikan organisasi atau gerakan kepemudaan yang telah ada, melainkan menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai latar belakang dan perspektif pemuda.

 

“Rembuk Pemuda hadir bukan untuk menyeragamkan pemikiran, tetapi untuk mempertemukan gagasan. Kita boleh berbeda latar belakang, organisasi, komunitas, bahkan cara pandang, tetapi kita memiliki ruang yang sama untuk duduk bersama, menyampaikan aspirasi, dan mencari solusi bagi persoalan daerah,” tegas Kelvin.

 

Menurutnya, potensi pemuda Bengkulu sangat besar dan perlu diarahkan menjadi kekuatan nyata dalam pembangunan. Pemuda tidak cukup hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi harus hadir sebagai bagian dari proses tersebut—mulai dari menyampaikan gagasan, mengawal kebijakan, membangun inovasi, hingga menciptakan kontribusi yang dapat dirasakan masyarakat.

 

“Bengkulu memiliki banyak potensi, baik sumber daya alam, pertanian, kelautan, kebudayaan, pariwisata maupun sumber daya manusianya. Di dalamnya ada energi besar dari anak muda. Tugas kita adalah menghubungkan potensi tersebut dengan gagasan, inovasi, dan kolaborasi agar dapat memberikan dampak bagi daerah,” lanjutnya.

 

Ia juga menegaskan bahwa Rembuk Pemuda akan mendorong terbangunnya kolaborasi antara pemuda, pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, organisasi kepemudaan, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

 

“Dari Bengkulu, kita ingin membuktikan bahwa pemuda daerah juga mampu melahirkan gagasan besar untuk Indonesia. Rembuk Pemuda adalah tempat kita menyatukan aspirasi, memperkuat kolaborasi, dan memastikan suara pemuda tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi diterjemahkan menjadi gerakan dan kontribusi nyata,” tutup Kelvin.

 

Deklarasi tersebut sekaligus menjadi langkah awal Rembuk Pemuda Provinsi Bengkulu untuk membangun gerakan kepemudaan yang inklusif, kolaboratif, dan berorientasi pada pembangunan, dengan semangat “Dari Bengkulu untuk Indonesia.” (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *