Warga Sampit Protes, Bau Tak Sedap dari Pengelolaan Limbah Sawit PT. Sampit
SAMPIT, Darahjuang.online — Warga di sekitar PT. Sampit di Jalan Juanda, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), resah akibat adanya bau menyengat dari limbah sawit. Bau tersebut tercium oleh warga sudah beberapa hari terakhir pada Jumat malam (5/12).
Warga sekitar merasa terganggu adanya bau menyengat tersebut. Karena beberapa warga sekitar mengalami muntah dan pusing saat mencium bau. Warga sekitar dengan nama yang dirahasiakan, inisial A (45) mengatakan bahwa bau tersebut berasal dari limbah sawit di PT. Sampit.
“Kalau saya liat, baru tiga hari ini ada sekitar 5 mobil truk yang keluar masuk ke PT. Sampit ngantar limbah sawit. Warga sempat tanya kepada sopir ‘itu apa yang dibawa mas’, lalu dijawab sopir, limbah sawit,“ kata A saat diwawancarai awak media, pada Sabtu (6/12/2025).
A juga menyampaikan bahwa truk tersebut beraktivitas biasanya sekitar setelah shalat magrib hingga malam.
“Truk ngantar limbah kelokasi PT. Sampit beberapa hari ini biasanya malam sekitar orang shalat magrib, karena aktivitas lalulintas disini sudah mulai sepi,“ ucapnya.
Warga lainnya, M (40), juga merasa terganggu dengan bau menyengat tersebut. “Bau menyengat gara-gara limbah sawit di PT. Sampit memang terasa sampai rumah sini, saya dan keluarga saya dirumah merasa terganggu. Kenapa bisa PT. Sampit dijadikan tempat pengumpulan limbah sawit, apa ngga mikir dengan warga sekitar yang dapat dampaknya,“ tambah M dengan ekspresi wajah kesal.
Bau menyengat tersebut tercium biasanya dari malam hari hingga pagi hari, kadang bisa juga saat adzan subuh, karena tergantung cuaca angin. Warga sekitar menuntut agar PT. Sampit tidak lagi dijadikan tempat pengumpulan limbah sawit dan meminta pihak terkait untuk mengambil tindakan.
“Kami warga disini merasa terganggu adanya bau menyengat akibat limbah sawit. Seharusnya, orang yang nyewa lokasi PT. Sampit jangan jadikan tempat pengelolaan limbah sawit disini, inikan jalan umum dan dekat dengan pemukiman warga, jadi jangan lah disini. Limbah sawit harusnya ditempatkan jauh dari pemukiman warga, bahaya, warga yang dapat dampaknya,“ jelas A. (07)


















