Alaku
Alaku
Alaku Alaku Alaku

HMI Komisariat STIT SB Pariaman Cabang Pariaman gelar Diskusi Pendidikan

Pariaman, Darah Juang Online – Diskusi pendidikan HMI Komisariat STIT SB Pariaman Cabang Pariaman sukses dilaksanakan pada hari jum’at tanggal 21 Januari 2022 di kampus STIT SB Pariaman Kecamatan pariaman tengah Kota Pariaman.

Diskusi pendidikan yang mengusung tema
“Peranan pendidikan dalam menghadapi perubahan sosial”. Acara yang di hadiri oleh Drs. Ruswan tanjung selaku pemateri, Dr.Ir Irwandi Sulin M.P selaku pemateri yang juga Pembina Yayasan Islamic Centre STIT SB Pariaman, Pengurus HMI komisariat serta anggota HMI selingkup HMI Cabang Pariaman.

Alaku

Diskusi pendidikan di buka oleh Drs. Ruswan Tanjung Beliau menyampaikan bahwa sebagai kader HmI harus benar-benar mampu menghayati dirinya sebagai sebagai seoarang kader dan bisa membangun team work yang bagus di organisasinya agar kader-kader HmI bisa selalu pintar dan bijaksana dalam mempertimbangkan langkah-langkah strategis untuk kebaikan bersama terutama di ranah pendidikan.

Dalam menghadapi perubahan sosial yang dewasa ini sangat cepat dikarenakan kemajuan teknologi dan perkembangan ilmu pengetahuan sehingga peningkatan keterampilan dan kompetensi serta tidak lupa juga keterampilan dasar bahasa asing menjadi hal penting, maka pendidikan harus selalu menjadi wadah pemberdayaan ilmu dan menciptakan jiwa-jiwa entrepreneurship pada generasi muda yang mana itu harus di jawab dengan melepaskan mereka dari rasa takut. Tambahnya.

Abdur Rahmat selaku Ketua Umum HMI Komisariat STIT SB Pariaman menyampaikan bahwa Pendidikan sejatinya adalah proses memanusiakan manusia. Dalam hal ini bagaimana pendidikan membuat manusia merdeka dalam berpikir sehingga terbangun mindset berpikir yang kokoh dalam diri manusia tersebut. Hari ini jika kita berbicara kampus, yang menjadi sentral pendidikan terutama bagi mahasiswa harus selalu berinovasi, adaptif dan membuka ruang selebar-lebarnya untuk mahasiswa dalam menyampaikan hasil pikiran kritisnya serta karya-karya dalam bentuk apapun guna menunjang pendidikan yang di kalangan perguruan tinggi yang berkemajuan.

Diskusi pendidikan ini harus selalu di lakukan guna membangun peradaban intelektual dikalangan mahasiswa dan untuk meningkatan kepedulian khususnya di kalangan mahasiswa terhadap perkembangan di dunia pendidikan. Tutupnya. (27)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *