Jakarta, Darah Juang Online — Kepala Perwakilan Ombudsman Nusa Tenggara Barat (NTB) Adhar Hakim berkunjung ke Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) pada Kamis (16/06/2022).
Kunjungan Adhar tersebut dalam rangka silaturrahmi dan diskusi mengenai konsep pendidikan digital yang saat ini dikembangkan oleh UICI.
Dalam sambutannya ia berharap pada pemerintah, khususnya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk merespon cepat perubahan sistem pendidikan di dunia yang saat ini mengarah kepada sistem pendidikan digital, seperti yang saat ini dikembangkan oleh UICI.
Pemerintah harus mengakomodasi dan mendukung inovasi sistem pendidikan dengan menyusun regulasi yang lebih terbuka untuk perubahan, bukan hanya fokus pada administrasi semata.
Menurut Adhar, pemerintah tidak boleh memandang regulasi terlalu kaku. Pemerintah harus melihat regulasi dari sisi substansi, yakni kemanfaatan dari keberadaan UICI.
“Oleh sebab itu saya berharap bukan saja pengelola UICI yang mendatangi pemerintah, tapi saya kira lebih adil juga pemerintah mendatangi kelompok-kelompok yang ingin mengembangkan seperti teman-teman di UICI ini untuk berdialog. Kira-kira kebutuhan regulasi yang seperti apa yang bisa menjadi kebutuhan pemikiran tentang regulasi antara konsep yang ingin diatur pemerintah satu sisi, dengan ide yang ingin dikembangkan oleh UICI,” kata Adhar.
Selanjutnya, Adhar mengaku terkesan dengan konsep pendidikan digital di UICI. Ia mengatakan model perguruan tinggi masa depan adalah yang saat ini dikembangkan oleh UICI.
Menurutnya, model pendidikan yang dikembangkan UICI tidak hanya sebuah terobosan, tetapi juga sebuah pilihan tepat untuk mengatasi problematika pendidikan di Indonesia.
“Sehingga saya kira memang apa yang dilakukan UICI ini bukan sekedar sebuah terobosan, tapi juga pilihan yang cukup tepat untuk menghadapi dilema pendidikan saat ini, terutama bagi Indonesia yang begitu luas, Indonesia yang begitu banyak penduduknya, dan satu lagi Indonesia yang belum berkeadilan tentang kemampuan ekonomi dan lain-lain soal pendidikan. UICI ini memilih jalur yang sangat tepat,” tambah Adhar. (Rls/01)


















