Alaku
Alaku
Alaku Alaku

Demonstrasi Tolak Kenaikan BBM, Tercatat 5 Mahasiswa Terluka. LBH KAHMI Bengkulu Kutuk Keras Tindakan Polisi

Bengkulu, Darah Juang Online – Aksi Demonstrasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menolak kenaikan harga BBM di depan Kantor DPRD Provinsi Bengkulu berakhir ricuh. Akibat kejadian itu 5 kader HMI Cabang Bengkulu terluka akibat dugaan tindakan represif polisi tangani aksi mahasiswa tersebut. Rabu (31/08/22) siang.

Dugaan tindakan represif polisi menangani aksi demonstrasi HMI itu mendapat kutukan keras dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kahmi Bengkulu. Hal ini disampaikan oleh tim LBH Kahmi Bengkulu, Aan Julianda. Kamis (01/09/22) malam.

Alaku

“Kami LBH Kahmi Bengkulu mengutuk keras tindakan aparat yang represif dalam pengawalan demonstari HMI Cabang Bengkulu pada Rabu 31 agustus 2021,”. Tegas Aan.

Lebih lanjut Aan menyayangkan tindakan represif polisi masih sering terjadi saat menangani aksi demonstrasi.

“Tindakan represif aparat ini sering terjadi apabila melakukan pengamanan demonstrasi hal ini sangat disayangkan. Apalagi citra polri akhir-akhir ini selalu menjadi sorotan. Kapan mau berbenahnya kalau mahasiswa menyampaikan aspirasi saja di perlakukan represif,”. Kata Aan lagi.

Data terhimpun 5 kader HMI Cabang Bengkulu terluka akibat bentrokan dengan aparat kepolisian, diantaranya:

  1. Handi mahasiswa UINFAS yang mendapat 3 jahitan.
  2. Fadil anak ketua DPRD muko-muko mengalami luka di pelipis.
  3. Fauzan mengalami benturan di bagian dada.
  4. Rizki dan.
  5. Asrinaldi. (01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *