Gianyar-Darahjuang.online. Hujan lebat melanda kawasan Banjar Pakudui, Desa Kedisan, Kecamatan Tegalalang, Gianyar, Bali, pada Rabu, (15/2/2023) dini hari.
Kondisi tersebut menyebabkan jalan di atas jurang setinggi 25 meter yang awalnya telah terkikis, kerusakannya bertambah parah, bahkan bisa dikatakan jebol.
Sebab kendaraan tak bisa melintasi jalur ini lagi. Seorang warga setempat, Wayan Subrata mengatakan, hujan lebat Rabu dini hari kemarin menyebabkan dua per tiga badan jalan jebol.
Dimana awalnya jalan tersebut memang telah terkikis. Pihaknya pun berharap agar kondisi ini segera ditindaklanjuti pemerintah. “Jika tidak segera ditangani, kami khawatir jebolnya jalan ini akan semakin parah. Meski terbilang jalan kecil, namun menjadi akses ekonomi juga bagi kami di Banjar Pakudui,” paparnya.
Kapolsek Tegalalang, AKP I Ketut Sudita saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Kata dia, pihaknya telah turun ke lokasi untuk memasang rambu peringatan jebol. Sampai saat ini, tidak ada korban jiwa yang diakibatkan jalan jebol akibat hujan lebat itu.
Ketut Sudita mengimbau agar semetara waktu, masyarakat mencari jalam alternatif, guna mengindari adanya korban. “Sejak longsoran pertama, memang tidak ada lagi pengguna jalan yang berani melintas. Untuk akses ke Desa Kedisan ataupun ke Desa Sebatu, warga memilih jalan lainnya,” katanya.
Atas musibah ini, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak BPBD Gianyar untuk penanganan lebih lanjut. Terlebih, sebelumnya, sudah ada pengecekan dari Dinas PUPR Gianyar ke lokasi.
“Karena longsor kembali terjadi, kami koordinasikan kembali. Tentunya akan ditindaklanjuti segera,” pungkasnya. (16)


















