Medan, Darah Juang Online – Kakanwil Kemenag Sumut Ahmad Qosbi Nasution,S.Ag,MM Kelompok melepas Calon Haji (Calhaj) Kelompok Terbang Terbang (Kloter) 23 asal Kabupaten Tapanuli Selatan, Kota Padang Sidempuan dan Kota Medan.
Dikatakan Ahmad Qosbi diminta kloter 23 untuk menjaga kesehatan, jaga kekompakan dan silaturahmi saat menunaikan ibadah haji di tanah suci, harapnya.
Calon jemaah (Calhaj) Kloter 23 Asal Kabupaten Tapanuli Selatan, Kota Padangsidimpuan dan Kota Medan sebanyak 359 jamaah katanya, Jumat (7/6/2024) pagi, di Aula Madinatul Hujjaj Komplek Asrama Haji Medan.
Jamaah calon haji yang terdiri dari 138 jemaah pria dan 221 jemaah wanita serta petugas haji lainnya, diberangkatkan dari aula Madinatul Hujjah Asrama Haji Medan dengan diiringi lafadz talbiyah serta saritilawah.
Sebelumnya, Kakanwil Kemenagsu H Ahmad Qosbi Nasution mengatakan, untuk apa jika ibadah haji hanya untuk foto – foto dan selvi selvi belaka, karena akan berdampak kepada tidak sahnya ibadah haji kita, tegasnya.
Dalam sambutannya juga mendoakan, kepada jamaah calon haji Kloter 23, agar Allah SWT menjaga semua jemaah dalam menjalankan ibadah haji yang merupakan perjalanan ibadah karena memerlukan stamina yang prima, serta harus memiliki kelapangan rezeki, sehingga tahun ini bisa berangkat menunaikan rukun Islam ke lima, ujarnya.
“Jamaah calon haji yang berangkat ini merupakan orang orang yang terpilih untuk menunaikan ibadah haji tahun ini dan kita harapkan perbanyak ibadah dengan sungguh-sungguh, saling bantu sesama jamaah, penuh dengan kekompakan dan jagalah nama baik bangsa kepada dunia, bahwa kita bangsa yang toleran dan ramah,” ujarnya yang dihadiri Bupati Tapanuli Selatan H.Dolly Putra Parlindungan Pasaribu.
Pembacaan Talbiyah yang disampaikan Maktasad Lubis dan Sari tilawah oleh Hj.Murnisyah Nasution, seorang jamaah Sapirman Pane No.Manifest 006 menangis hingga meneteskan air mata.
Ditanya Darah Juang kenapa Bapak menangis tadi sewaktu pembacaan Tilawah.
Karena tidak mendapat jawaban ibu sebelahnya menjawab, “karena ada yang sedih dirasanya dimasa lampau, ” ujar ibu yang mengaku marga Harahap dan isterinya, berasal dari Pargarutan.
Kloter 23 open seat nomor Manifest 160 An.Siti Hawa Lubis binti Darin Lubis, meninggal dunia sebelum masuk asrama haji.
Tunda berangkat karena sakit 1 orang dan pendamping 1 orang Nomor Manifest 136 An. Monang Pirman Gala Bin Pirman. (22)

















