Alaku
Alaku
Alaku Alaku

Sinergi Warga dan Polisi Gagalkan Tawuran, 11 Remaja Jalani Pembinaan di Polres Banjarbaru.

Banjarbaru, Darahjuang.online – Sebanyak 11 remaja yang diduga terlibat aksi tawuran atau perang sarung menggunakan senjata tajam berhasil diamankan Tim Raimas Dit Samapta Polda Kalimantan Selatan dan selanjutnya diserahkan ke Polres Banjarbaru untuk penanganan lebih lanjut.

Peristiwa tersebut bermula dari laporan warga terkait adanya dugaan tawuran bersenjata tajam di Jalan Karang Anyar 1, dekat SMPN 9 Banjarbaru, Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti laporan itu, Tim Raimas segera menuju lokasi dan mendapati sejumlah remaja telah diamankan warga.

Petugas bersama masyarakat kemudian melakukan penyisiran di berapa lokasi, dan mengamankan total 11 remaja berikut lima unit sepeda motor, tiga senjata tajam, serta tujuh unit telepon genggam. Para remaja tersebut diduga berasal dari tiga kelompok berbeda dan berencana melakukan tawuran di kawasan Jalan Bandara Baru, namun aksi itu lebih dulu digagalkan warga.

Keesokan harinya, para remaja tersebut secara resmi diserahkan kepada Polres Banjarbaru. Dari hasil pemeriksaan awal Sat Reskrim, diketahui 10 orang masih berstatus anak di bawah umur, sedangkan satu orang lainnya berusia 23 tahun. Barang bukti yang turut diamankan di antaranya satu bilah parang, satu celurit panjang, dan satu gergaji besi bergagang bambu.

Kapolres Banjarbaru Pius X Febry Aceng Loda, menegaskan bahwa pihaknya mengedepankan pendekatan pembinaan terhadap para remaja tersebut.

“Sebagian besar yang diamankan masih di bawah umur, sehingga langkah yang kami ambil tidak hanya penegakan hukum, tetapi juga pembinaan dengan melibatkan orang tua, pihak sekolah, serta tokoh masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, untuk seluruh orang tua anak anak yang terlibat, dipanggil untuk membuat surat pernyataan penjamin sebagai bentuk tanggung jawab dalam mengawasi anak-anaknya.

“Kami minta orang tua benar-benar meningkatkan pengawasan, terutama pada malam hari. Jangan sampai anak-anak kita terjerumus pada kegiatan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.

Selain itu, dirinya juga menyampaikan keprihatinannya atas maraknya tawuran remaja yang kerap dipicu ajakan melalui media sosial, sehingga memicu terjadi nya perselisihan antar kelompok anak muda.

“Kami akan terus melakukan patroli dan langkah preventif. Namun tanpa dukungan keluarga dan lingkungan, upaya ini tidak akan maksimal. Peran orang tua sangat menentukan,” imbuhnya.

Setelah menjalani pemeriksaan lebih dari 1×24 jam sesuai ketentuan, ke-11 remaja tersebut dikembalikan kepada orang tua masing-masing.

Sebelum dipulangkan, mereka diberikan arahan dan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya.
Kapolres mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas.

“Jika ada indikasi tawuran atau aktivitas mencurigakan, segera laporkan melalui Call Center Polri 110 yang aktif 24 jam dan bebas pulsa. Mari kita bersama-sama menjaga Banjarbaru tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.(14)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *