Martapura, Darahjuang.online – Dalam rangka menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarbaru menggelar sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kepada 221 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Aula Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BNN Kota Banjarbaru, AKBP Dr. Arif Wahyu Bibitharta, bersama jajaran BNN Kota Banjarbaru. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta memperkuat ketahanan diri para warga binaan terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Anti Narkotika sebagai simbol komitmen bersama dalam mendukung upaya P4GN. Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama serta sambutan dari Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura, Evi Loliancy, yang menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan edukatif tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala BNN Kota Banjarbaru AKBP Arif Wahyu Bibitharta menekankan bahwa upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika harus dimulai dari kesadaran diri masing-masing individu.
“Pencegahan penyalahgunaan narkotika harus dimulai dari diri sendiri melalui kesadaran, komitmen, serta kemampuan untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika. Kami berharap para warga binaan mampu mempertahankan perubahan positif yang telah dicapai selama menjalani masa pembinaan,” jelasnya.
Ia juga memberikan motivasi kepada para warga binaan agar tetap optimistis dalam menatap masa depan dan tidak kembali terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkotika setelah kembali ke tengah masyarakat.
“Kami ingin para warga binaan memiliki semangat untuk bangkit, menjalani hidup yang sehat dan produktif, serta tidak mengulangi kesalahan yang sama. Masa depan masih terbuka dan harus diisi dengan hal-hal yang positif,” tambahnya.
Sebagai bentuk penguatan sinergi, BNN Kota Banjarbaru turut menyerahkan penghargaan kepada Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura atas dukungan dan kerja sama dalam pelaksanaan program P4GN. Kegiatan juga diabadikan melalui sesi foto bersama antara jajaran BNN Kota Banjarbaru, pihak lapas, dan para peserta.
Pada kesempatan tersebut, Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN Kota Banjarbaru, Rusmiati, menyampaikan materi mengenai bahaya narkotika dan dampaknya terhadap kesehatan fisik maupun psikologis. Dijelaskan bahwa penyalahgunaan narkotika dapat menyebabkan gangguan fungsi otak, ketergantungan, perubahan perilaku, hingga berbagai dampak sosial yang merugikan.
Suasana kegiatan semakin interaktif saat sesi tanya jawab dan diskusi bersama para WBP. Berbagai pertanyaan terkait proses pemulihan, pencegahan kekambuhan, serta langkah membangun kehidupan yang sehat setelah bebas dari masa pembinaan disampaikan dengan antusias oleh para peserta.
Kepala BNNK Banjarbaru AKBP Arif Wahyu Bibitharta menegaskan bahwa BNN Kota Banjarbaru akan terus memperkuat upaya edukasi dan pencegahan narkoba, termasuk di lingkungan pemasyarakatan, guna mendukung terciptanya masyarakat yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari semangat Hari Anti Narkotika Internasional Tahun 2026. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba dan menciptakan generasi yang sehat, produktif, serta bebas dari penyalahgunaan narkotika,” pungkasnya.(14).
Sambut HANI 2026, BNN Kota Banjarbaru Edukasi 221 WBP Lapas Perempuan Martapura tentang Bahaya Narkoba
















