Banjarbaru, Darahjuang.online – Polsek Banjarbaru Utara kembali menggelar program Kopi Batara (Komunikasi Polisi Bersama Masyarakat) sebagai upaya memperkuat kemitraan dengan warga. Kegiatan yang berlangsung di RT 03 RW 06, Kelurahan Komet, Kecamatan Banjarbaru Utara ini dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan keamanan yang terjadi di lingkungan mereka.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian warga adalah maraknya aksi begal payudara yang dinilai meresahkan. Keluhan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh jajaran Polsek Banjarbaru Utara melalui langkah-langkah pencegahan dengan meningkatkan patroli di kawasan yang dianggap rawan.
Kapolsek Banjarbaru Utara AKP Yuwono mengatakan, Kopi Batara menjadi sarana bagi kepolisian untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat sekaligus mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan kamtibmas.
“Kegiatan malam ini adalah Kopi Batara di RT 03 RW 06 Kelurahan Komet. Kami bertemu langsung dengan warga untuk menerima saran dan kendala yang mereka hadapi. Salah satu yang disampaikan adalah sering terjadinya begal payudara. Karena itu kami melakukan upaya preventif dengan menerjunkan personel untuk patroli dan melakukan pengawasan di lapangan,” jelasnya.
Selain meningkatkan patroli, pihaknya juga menilai pengawasan lingkungan perlu diperkuat melalui pendataan penghuni rumah kos maupun kontrakan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memudahkan deteksi dini apabila terjadi gangguan keamanan.
“Kami juga menyarankan kepada Ketua RT agar mendata pemilik rumah kos maupun para penghuni kos dan kontrakan. Pendataan ini penting sebagai langkah deteksi dini apabila terjadi gangguan kamtibmas sehingga lebih mudah dilakukan pencegahan maupun penanganan,” terangnya.
Ia menambahkan, personel Polsek Banjarbaru Utara akan ditempatkan di titik-titik yang rawan tindak kejahatan, khususnya pada jam-jam yang sering dimanfaatkan pelaku beraksi. Menurutnya, kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu memberikan efek cegah terhadap pelaku kriminal.
“Personel kami akan melakukan plotting di jam-jam rawan. Kehadiran anggota berseragam di lokasi diharapkan dapat mengurangi niat pelaku melakukan tindak kejahatan. Namun kami juga berharap masyarakat tidak ragu melaporkan setiap kejadian ke Polsek Banjarbaru Utara agar dapat segera kami tindak lanjuti,” imbuhnya.
Ketua RT 03 RW 06 Kelurahan Komet, Deny Sandi Pramadya, mengapresiasi pelaksanaan Kopi Batara. Menurutnya, forum komunikasi tersebut memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan yang selama ini terjadi di lingkungan mereka secara langsung kepada kepolisian.
“Di wilayah kami memang ada beberapa kejadian. Dengan adanya Kopi Batara ini kami merasa lebih aman, merasa dibantu, dan laporan yang kami sampaikan langsung ditindaklanjuti. Masyarakat merasa lebih diayomi karena kepolisian hadir mendengarkan keluhan kami,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa respons cepat Kapolsek Banjarbaru Utara terhadap laporan warga menjadi bentuk nyata komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Bapak Kapolsek langsung menanggapi laporan kami terkait begal payudara dengan menerjunkan personel untuk berpatroli di wilayah lingkungan kami. Harapannya, dengan patroli yang rutin, masyarakat bisa kembali merasa aman,” tutupnya.
Melalui kegiatan Kopi Batara, Polsek Banjarbaru Utara berharap komunikasi antara kepolisian dan masyarakat semakin erat. Sinergi tersebut diharapkan mampu mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas sejak dini sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga.(14).
Kopi Batara Jadi Wadah Serap Aspirasi Warga, Polsek Banjarbaru Utara Tingkatkan Patroli Cegah Gangguan Kamtibmas

















