Banjar, Darahjuang.online – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Selatan menunjukkan kepedulian kepada masyarakat dengan menyambangi seorang pengemudi ojek online yang tengah mengalami musibah sakit dan belum dapat kembali bekerja.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan Pintu Air, Kecamatan Sekumpul, Kabupaten Banjar, Selasa (22/9/2026). Kunjungan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026.
Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol M. Fahri Siregar, melalui Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Kalsel AKBP Dese Yulianti mengatakan, kunjungan ini untuk bersilaturahmi sekaligus menyerahkan bantuan kepada Khairuddin, seorang pengemudi ojek online yang mengalami musibah dan baru menjalani operasi.
“Kami hari ini Ditlantas Polda Kalimantan Selatan, saya Kasubdit Kamsel mewakili Direktur Lalu Lintas, bersilaturahmi kepada Pak Khairuddin yang hari ini sedang mengalami musibah sakit,” jelasnya.
Dirinya menuturkan, kondisi sakit membuat Khairuddin untuk sementara tidak dapat menjalankan pekerjaannya sebagai pengemudi ojek online. Untuk memenuhi kebutuhan keluarga, sang istri kemudian mengambil alih pekerjaan tersebut.
“Sakit, beliau sebagai ojek online tidak bisa melaksanakan pekerjaan, dan dalam hal ini beliau dibantu istrinya untuk melakukan pekerjaan, agar ekonomi bisa tetap berjalan. Jadi kami diutus oleh Ditlantas Polda Kalimantan Selatan untuk bersilaturahmi dan menyampaikan bantuan dari beliau,” tuturnya.
Ia menegaskan, kegiatan tersebut juga memiliki kaitan erat dengan momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71. Menurutnya, silaturahmi dengan masyarakat menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Dan Kebetulan juga kami hari ini merayakan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71. Kami mohon pada hari ini dengan kegiatan silaturahmi ini menambah hubungan erat antara masyarakat dengan kami Polri,” ungkapnya.
Ia menyebut, Khairuddin dinilai layak mendapatkan bantuan karena tengah menghadapi kondisi yang membuatnya tidak dapat bekerja secara normal. Terlebih, Khairuddin baru selesai menjalani operasi dan masih dalam masa pemulihan.
“beliau Layak, dan sangat layak mendapatkan bantuan, Siapa pun mungkin yang membutuhkan bantuan, layak untuk mendapatkan bantuan dari kita. Karena kebetulan beliau baru selesai operasi, sudah satu minggu beliau sakit,” tuturnya.
Tidak hanya itu, dirinya menambahkan, kebutuhan keluarga tetap harus dipenuhi meski Khairuddin sedang dalam masa pemulihan. Selama ini, sang istri menjadi tulang punggung sementara untuk menjaga agar perekonomian keluarga tetap berjalan.
“Kebutuhan hidup sehari-hari tetap berjalan, kemudian selama ini dilakukan oleh istri beliau. Kemudian kami tergerak hati untuk membantu beliau agar kehidupan ataupun ekonomi beliau tetap berjalan,” katanya.
Tak lupa juga, ia menyampaikan imbauan kepada para pengemudi ojek online agar tetap mengutamakan keselamatan selama berada di jalan raya. Ia berharap hubungan antara komunitas ojol, masyarakat dan Polri terus terjaga.
“Kepada rekan-rekan semua tetap hati-hati dalam berlalu lintas. Kemudian tetap menjaga hubungan silaturahmi antara Polri dengan masyarakat,” pesannya.
Ia juga meminta doa dan dukungan masyarakat agar jajaran lalu lintas dapat terus menjalankan tugas secara profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami pun juga pada Hari Lalu Lintas ini mohon doa restu, semoga kami Lalu Lintas dapat melaksanakan tugas secara profesional,” ucapnya.
Sementara itu, Khairuddin menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Ditlantas Polda Kalsel. Ia mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi dirinya dan keluarga di tengah kondisi pemulihan setelah menjalani operasi.
“Yang jelas, ulun (saya) sangat berterima kasih bahwa Ditlantas sudah membantu ulun. Dan sangat berterima kasih banyak, ulun sudah dibantu sebanyak-banyaknya. Itu saja,” terangnya.
Khairuddin juga berharap ke depan hubungan antara jajaran Ditlantas Polda Kalsel dengan masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online, semakin dekat.
“Harapan ulun, semoga para Ditlantas membantu dan semoga ada yang lebih dekat sesama masyarakat. Dan yang jelas, itu saja,” ujarnya
Ia mengungkapkan, dirinya sudah lebih dari satu pekan tidak dapat bekerja sebagai pengemudi ojek online karena harus menjalani perawatan dan operasi. Setelah keluar dari rumah sakit, dirinya juga masih membutuhkan waktu untuk pemulihan.
“Dari rumah sakit kan sudah satu minggu lebih. Keluar rumah sakit hitungan tiga harian lebih dah. Jadi hitungan 10 hari lebih lah,” ungkapnya.
Selama dirinya menjalani perawatan, pekerjaan sebagai pengemudi ojek online untuk sementara dilakukan oleh sang istri. Kondisi tersebut dilakukan agar kebutuhan keluarga tetap dapat terpenuhi.
“Selama ulun di rumah sakit, istri saya yang menggantikannya,” tuturnya.
Ia mengatakan, anak-anaknya juga turut menyesuaikan kondisi keluarga selama dirinya menjalani perawatan. Sebagian anak ikut membantu ketika berada di rumah sakit, sementara yang lainnya menemani ibunya.
“Sebagian kan ada yang ini di rumah sakit membantu ulun, yang lainnya umpat ibunya,” pungkas Khairuddin.(14).


















