Alaku
Alaku
Alaku Alaku Alaku

BNNK Banjarbaru Periksa 183 Karyawan Indomaret, Perkuat Deteksi Dini Penyalahgunaan Narkotika

BANJARBARU, Darahjuang.online – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Banjarbaru terus memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN), termasuk di lingkungan dunia kerja. Salah satunya melalui kegiatan deteksi dini penyalahgunaan narkotika dengan pemeriksaan tes urine terhadap karyawan PT Indomarco Prismatama.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Cabang Indomaret Gambut pada Kamis (15/10/2026) tersebut merupakan bagian dari langkah preventif untuk mengetahui potensi penyalahgunaan narkotika sekaligus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang sehat, aman, produktif, dan bebas dari narkoba.

Alaku

Kepala BNNK Banjarbaru, AKBP Dr. Arif Wahyu Bibitharta, mengatakan bahwa deteksi dini melalui tes urine merupakan salah satu upaya penting untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika, khususnya di lingkungan kerja.

Upaya pencegahan tidak cukup hanya dilakukan melalui sosialisasi, tetapi juga perlu didukung langkah konkret yang melibatkan berbagai pihak, termasuk perusahaan dan para pekerja.

“Pencegahan penyalahgunaan narkotika harus menjadi perhatian bersama. Lingkungan kerja memiliki peran penting dalam mendukung upaya P4GN. Melalui kegiatan deteksi dini ini, kami mendorong agar perusahaan dan seluruh karyawan memiliki komitmen yang sama untuk menjaga lingkungan kerja tetap sehat, aman, dan bersih dari penyalahgunaan narkotika,” jelasnya.

Ia menambahkan, keterlibatan perusahaan dalam upaya P4GN merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pencegahan penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, kesadaran dan kepedulian seluruh elemen di lingkungan kerja diperlukan agar upaya pencegahan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Pelaksanaan tes urine diawali dengan penyambutan petugas BNNK Banjarbaru oleh perwakilan manajemen PT Indomarco Prismatama. Selanjutnya, petugas memberikan pengarahan dan penjelasan teknis kepada peserta mengenai mekanisme pemeriksaan, pengisian formulir, serta tata cara pengambilan sampel urine sesuai prosedur yang berlaku.

Sebanyak 20 karyawan mengikuti pemeriksaan pada kegiatan tersebut. Pengambilan sampel dilakukan dengan pendampingan petugas BNNK Banjarbaru untuk memastikan seluruh rangkaian pemeriksaan berjalan tertib dan sesuai ketentuan.

Ia menjelaskan, kegiatan pemeriksaan terhadap karyawan PT Indomarco Prismatama tersebut telah berlangsung selama tiga hari, dengan jumlah keseluruhan mencapai 183 karyawan yang telah menjalani pemeriksaan tes urine.

“Jumlah tersebut merupakan hasil pemeriksaan selama tiga hari pelaksanaan. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi pemeriksaan sesaat, tetapi juga mampu meningkatkan kesadaran karyawan tentang pentingnya menjaga diri dan lingkungan kerja dari bahaya narkotika,” katanya.

BNNK Banjarbaru berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menekan risiko penyalahgunaan narkotika. Lingkungan kerja yang memiliki kepedulian terhadap bahaya narkoba dinilai dapat mendukung produktivitas karyawan sekaligus menciptakan suasana kerja yang lebih aman.

Melalui kegiatan deteksi dini tersebut, BNNK Banjarbaru menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pelaksanaan P4GN di berbagai sektor, termasuk perusahaan swasta. Upaya ini diharapkan menjadi bagian dari langkah berkelanjutan dalam membangun kesadaran kolektif untuk mewujudkan lingkungan yang sehat dan bersih dari narkoba.(14).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *