Alaku
Alaku
Alaku Alaku Alaku

Dirlantas Polda Kalsel Pantau Antrean SPBU Guntung Manggis, Parkir Khusus Disiapkan Cegah Kemacetan

oplus_0

Banjarbaru, Darahjuang.online – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Selatan melakukan pemantauan antrean kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Guntung Manggis, Jalan Trikora, Banjarbaru, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan akibat antrean kendaraan, khususnya yang menggunakan bahu jalan.

Dalam pemantauan tersebut, Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol M. Fahri Siregar melihat langsung kondisi antrean kendaraan sekaligus memastikan pengelola SPBU menyiapkan lokasi parkir khusus bagi kendaraan yang menunggu giliran pengisian bahan bakar.

Alaku

Ditlantas Polda Kalsel Kombes Pol M. Fahri Siregar mengatakan, pemantauan dan penataan antrean dilakukan untuk mencegah kepadatan lalu lintas di sekitar SPBU. Meski antrean masih terlihat, rekayasa lalu lintas secara terbatas telah diterapkan dengan mengarahkan kendaraan ke lokasi yang telah disediakan.

“Memang masih ada antrean, namun sudah dilakukan rekayasa terbatas untuk menempatkan kendaraan-kendaraan yang mengantre pada lokasi tertentu,” jelasnya.

Dirinya menjelaskan, Ditlantas Polda Kalsel telah menginstruksikan seluruh kepala satuan lalu lintas (Kasat Lantas) untuk berkoordinasi dengan pengelola SPBU di wilayah masing-masing. Salah satu langkah yang ditekankan ialah penyediaan area parkir agar antrean kendaraan tidak meluas hingga mengganggu arus lalu lintas di jalan utama.

Langkah tersebut bukan hanya dilakukan di SPBU Guntung Manggis, tetapi telah berjalan di sejumlah lokasi yang sebelumnya mengalami antrean panjang. Koordinasi juga dilakukan bersama pemerintah daerah melalui jajaran satuan lalu lintas untuk memastikan pengelola SPBU menyiapkan tempat penampungan kendaraan yang mengantre.

“Di beberapa tempat yang saat ini kita datangi, kegiatan tersebut sudah terlaksana. Jadi, area parkirnya memang sudah disiapkan oleh para pengelola SPBU,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tertib ketika mengantre bahan bakar dan mengikuti arahan petugas. Ia menegaskan, pengelola SPBU perlu menyediakan lokasi parkir yang memadai, sementara personel kepolisian diminta meningkatkan pengaturan, penjagaan, dan patroli di lokasi yang mengalami antrean panjang.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan ikut antre pada SPBU agar tetap tertib. Kami juga sudah mengimbau seluruh pengelola melalui para Kasat Lantas bahwa pengelola SPBU wajib menyiapkan lokasi parkir untuk menempatkan kendaraan-kendaraan yang mengantre,” tegasnya.

Terkait kemungkinan penindakan terhadap kendaraan yang masih menggunakan bahu jalan, Fahri menyatakan pihaknya akan mengedepankan pendekatan persuasif dan langkah preventif. Menurutnya, persoalan antrean SPBU telah berlangsung cukup lama sehingga membutuhkan koordinasi dan penanganan berkelanjutan dari berbagai pihak.

“Kami upayakan tindakan secara persuasif, dengan mengedepankan tindakan preventif. Tentunya, kami akan kedepankan tindakan yang sifatnya persuasif,” terangnya.

Sementara itu, Manajer SPBU 63.707.003 Guntung Manggis Trikora, Syarifuddin, menyambut baik kunjungan Dirlantas Polda Kalsel. Ia menilai pemantauan tersebut membantu menindaklanjuti persoalan antrean kendaraan, terutama truk yang menunggu pengisian bahan bakar jenis Bio Solar di bahu jalan.

“Terima kasih atas kedatangan Dirlantas Polda Kalimantan Selatan, masalah antrean Bio Solar di bahu jalan telah ditindaklanjuti dan ditertibkan. Kami sangat berterima kasih atas kedatangan beliau,” ungkapnya.

Ia mengatakan, pihak SPBU sebenarnya telah menyediakan lokasi parkir di belakang dan di seberang area SPBU. Namun, menurutnya, masih ada pengemudi yang memilih berhenti di bahu jalan meskipun tempat parkir telah disiapkan.

Dirinya mengaku pihaknya telah menyampaikan laporan kepada Polres dan Dinas Perhubungan (Dishub) agar persoalan tersebut mendapat penanganan lebih lanjut. Ia berharap pengemudi yang tetap memarkirkan kendaraan di bahu jalan dapat ditertibkan sehingga tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.

“Kami sudah menyediakan tempat di belakang SPBU dan di seberang SPBU. Tetapi, sopir-sopir yang tidak mau diatur tetap memilih di bahu jalan. Harapan kami, ke depannya ada tindakan terhadap sopir yang masih parkir di bahu jalan,” katanya.

Penataan antrean penting untuk menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus menghindari anggapan bahwa pengelola SPBU membiarkan kendaraan mengantre hingga memenuhi bahu jalan. Ia menegaskan, pihaknya telah berupaya menyediakan fasilitas parkir, tetapi masih membutuhkan dukungan petugas terkait untuk memastikan aturan dipatuhi.

Ia berharap kunjungan dan koordinasi bersama Ditlantas Polda Kalsel dapat mendorong penanganan antrean yang lebih tertib dan konsisten. Dengan demikian, kendaraan yang menunggu pengisian bahan bakar dapat tertampung di lokasi parkir yang tersedia tanpa menimbulkan kemacetan di Jalan Trikora.

Melalui pemantauan tersebut, Ditlantas Polda Kalsel mendorong sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, pengelola SPBU, dan masyarakat agar antrean kendaraan tetap terkendali serta keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas di sekitar SPBU tetap terjaga.(14).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *