Alaku
Alaku
Alaku Alaku Alaku

Kopi Batara Di Embung Sidodadi, Polisi Siapkan Patroli Antisipasi Miras dan Balapan Liar

oplus_0

Banjarbaru, Darahjuang.online – Kegiatan Kopi Batara yang digelar di kawasan Siring Embung Sidodadi, Selasa (20/10/2026), menjadi wadah bagi kepolisian dan pemerintah kecamatan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus membahas upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah persoalan menjadi perhatian, mulai dari dugaan aktivitas konsumsi minuman keras oleh kalangan anak muda, kebersihan lingkungan, hingga aksi balapan liar yang meresahkan warga di sejumlah titik Kota Banjarbaru.

Alaku

Kapolsek Banjarbaru Utara AKP Yuwono mengatakan, melalui program Kopi Batara, pihaknya ingin6 membangun komunikasi langsung dengan masyarakat agar berbagai persoalan dapat diketahui dan ditangani sejak dini.

Ia menjelaskan, salah satu keluhan yang disampaikan berkaitan dengan dugaan aktivitas sejumlah anak muda yang mengonsumsi minuman keras di kawasan Embung Sidodadi. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian agar tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih serius.

Langkah antisipasi diperlukan untuk mencegah potensi keributan maupun dampak lain yang dapat mengganggu kenyamanan pengunjung dan masyarakat sekitar.

“Kami dari Polsek Banjarbaru Utara dan Selatan memerintahkan anggota untuk melakukan patroli pada jam-jam tertentu. Kemudian, satu minggu dua kali kita lakukan operasi pekat untuk antisipasinya,” jelasnya.

Selain persoalan minuman keras, Yuwono juga menyoroti laporan masyarakat mengenai aksi balapan liar di sejumlah titik. Ia mengatakan, pihaknya akan melaporkan persoalan tersebut kepada pimpinan di tingkat lebih atas agar penanganannya dapat dilakukan dengan dukungan kekuatan yang memadai.

Sementara itu, Camat Loktabat Selatan Muhammad Firmansyah meminta para ketua RT dan pengelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) turut memperhatikan keamanan serta kenyamanan pengunjung Embung Sidodadi.

Firmansyah mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap aktivitas mencurigakan, terutama dugaan konsumsi minuman keras di lokasi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pak Kapolsek. Alhamdulillah, nanti akan diterjunkan tim untuk melakukan patroli di sini,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pengawasan kawasan wisata dan ruang publik tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat dan pengelola lingkungan.

Dalam kesempatan itu, Firmansyah turut mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, menyusul beredarnya informasi mengenai aksi balapan liar di Jalan Trikora.

Sejumlah lokasi yang menjadi perhatian antara lain ruas Jalan Trikora dari sekitar Masjid Agung hingga kawasan Untung Mungkur, serta persimpangan simpang tiga lampu merah.

Ia meminta orang tua memperhatikan pergaulan anak, khususnya apabila terdapat indikasi keterlibatan dalam kelompok motor yang berpotensi melakukan kegiatan berbahaya di jalan raya.

“Saya mengimbau kepada para orang tua untuk memperhatikan aktivitas anak-anaknya. Jangan sampai keluar malam, apalagi kalau sudah ada indikasi motornya dimodifikasi dengan knalpot brong. Ini perlu diperhatikan agar anak-anak tidak terlibat dalam kegiatan yang tidak produktif, apalagi geng motor,” tuturnya.

Melalui kegiatan Kopi Batara, kepolisian dan pemerintah kecamatan berharap komunikasi dengan masyarakat semakin terbuka sehingga berbagai potensi gangguan keamanan dapat segera dilaporkan dan ditindaklanjuti.

Sinergi antara aparat, pemerintah setempat, pengurus RT, Pokdarwis, dan orang tua diharapkan mampu menciptakan kawasan Embung Sidodadi yang aman, nyaman, serta mendukung aktivitas masyarakat.(14).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *