Kandangan, Darah Juang Online – Tepat 100 hari meninggalnya tuan guru KH Riduan Baseri atau yang biasa di panggil warga Banua, (Guru Kapuh).
Antusias warga Banua untuk menghadiri acara tersebut walau hujan deras melanda kota kandangan.
Sekali pun suasana peringatan diwarnai dengan guyuran hujan deras tidak menyurutkan semangat Bupati Hulu sungai Selatan, (HSS) H. Achmad Fikry, didampingi Wakil Bupati Syamsuri Arsyad, dan Sekda, H. Muhammad Noor, menghadiri peringatan 100 hari wafatnya Guru Kapuh, di Desa Kapuh, Kecamatan Simpur, Kamis (18/11/2021) malam.
‘‘Alhamdulillah malam ini kita dapat menghadiri peringatan 100 hari wafatnya TGH Muhammad Riduan Baseri, dan juga antusias masyarakat pada malam hari ini, cuaca hujan tapi tidak menjadi halangan bagi mereka agar dapat bertahan untuk mendoakan guru,” kata Bupati HSS, H Achmad Fikry saat memberika keterangan.
Diharapkan dia, apa yang dipanjatkan malam ini diterima Allah SWT, diampuni segala dosa-dosa guru, diterima amal ibadah beliau, dan beliau mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT.
Peringatan 100 hari wafatnya ulama kharismatik tersebut, dihadiri puluhan ribuan Jemaah, dari berbagai kota di Kalimantan selatan, tengah dan timur. Mereka tetap menerapkan protokol kesehatan. Acara dimulai dengan pembacaan Surat Yasin, Qosidah Burdah, kemudian dilanjutkan dengan Nasyid, Tahlil dan di akhiri dengan doa penutup.
Turut hadir, Kapolres HSS AKBP Sugeng Priyanto, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, seluruh keluarga besar, para habaib, para tokoh alim ulama serta undangan.
Sementara putra almarhum TGH Riduan baseri. Gus Fauzan melalui perwakilan keluarga, Muhdi kepada awak media, beliau mengucapkan terimakasih kepada semua warga Kandangan dan semua pihak yang telah membantu acara peringatan 100 hari wafatnya Abah (TGH Riduan baseri).
“Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu acara pada malam hari ini, terimakasih kepada semua TNI polri dan relawan membantu, terimakasih kepada warga kota kandangan,” tutupnya.(31)

















