Banjarbaru, DarahJuang Online – Bermaksud ingin pulang setelah ada keperluan di Banjarbaru, korban Bernama Rika Ananda. Warga jalan Tambak komplek Griya Ramania blok C no 12 Rt 029/ 008 kel. Syamsuddin Noor, kec landasan ulin. Kota Banjarbaru Dengan mengendarai sepada motor Honda Vario DA 6433BAE. Kamis 9 Desember 2021 sekitar pukul 22:30 wita. Ketika sampai di jalan Angkasa korban dipepet oleh 2 (dua) orang laki-laki dengan mengendarai sepeda motor RX king tanpa plat, dan langsung menarik tas selempang warna putih yang diselempangkan di bahu sebelah kanan dan kabur ke arah bandara lama.
Kemudian korban sadar bahwa terlah di jambret langsung mengejar kedua pelaku. Sejurus kemudian korban berhasil membuntuti kendaraan pelaku di jalan kasturi dan langsung menabrakan sepeda motornya ke motor pelaku di bagian belakang, pelaku pun terjatuh, kemudian dibantu warga seorang pelaku diamankan korban dan warga.
Kapolsek Banjarbaru Barat, AKP Yuda Kumoro Pardede. Melalui kasi Humas Polsek Banjarbaru Barat, Aiptu Kardi Gunadi menjelaskan kepada awak media melalui telpon selulernya, Sabtu (11 Desember 2021) Pagi.
“Kami telah menangkap pelaku jambret yang selama ini meresahkan warga banjarbaru, pelaku bernama Handoko, warga jalan Sidoarjo Gg harapan jaya Rt 011 Rw 002 kelurahan Guntung manggis kecamatan Landasan Ulin. Kota Banjarbaru, ” jelasnya.
Selanjutnya Kardi Gunadi, merinci barang bukti yang di amankan dari TKP, 1(satu) buah tas selempang warna kombinasi kuning, 1(satu) buah HP merk Iphone 7 warna silver dengan IMEI 352985076159575. 1(satu) buah dompet warna abu-abu kombinasi putih berisi uang sebesar 270.000 rupiah. 1(satu) buah jam tangan merk Mirage.
“Keterangan pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan Penjambretan terhadap Rika dan berhasil mengambil tas miliknya, ” ungkabnya lagi.
Pelaku mengatakan bahwa saat melakukan penjambretan pelaku telah bersama dengan temannya yang bernama Diantoro yang saat ini menjadi DPO.
Handoko mengatakan bahwa dirinya bertugas mengeksekusi tas korban dan temannya yang berhasil kabur sebagai joki.
Handoko menerangkan lagi, bahwa dia bersama temannya sudah 3 (tiga) kali melakukan aksi penjambretan yaitu :
1). tkp di Jl. Trikora sekitar bundaran palm namun saat itu pelaku tidak berhasil karena HP korban saat itu telah jatuh.
2). Tkp Bundaran Liang anggang dan pelaku saat itu berhasil melakukan penjambretan 1 (satu) buah tas yang isinya uang sebanyak Rp. 400.000,-.
3). Untuk TKP yang ketiga yaitu tkp yang tadi mlm di Jl. Angkasa dan pelaku berhasil mengambil tas korban. Namun korban juga berhasil menabrak pelaku sehinggal pelaku terjatuh dan berhasil diamankan oleh para warga yang ada disekitar. Dan temannya saat itu telah berhasil kabur. (12)

















