Alaku
Alaku

Aksi Aliansi BEM se-Universitas Bengkulu Ricuh, Gubernur Hukum; Kami Akan Tetap Bertahan Sampai SK di Cabut

  • Bagikan

Bengkulu, Darah Juang Online – Aliansi BEM se-Universitas Bengkulu melakukan aksi unjuk rasa didepan Dekanat Fakultas Hukum Universitas Bengkulu, terkait pembekuan Kepengurusan BEM FH Unib periode 2021-2022, oleh Dekan FH Unib. Massa aksi menuntut SK pembekun BEM dicabut, serta menuntut pihak kampus untuk menjamin kebebasan berekspresi dan berpikir didalam kampus. (24/08).

Menanggapi tuntutan tersebut, Dekan Fakultas Hukum Unib, Amancik mengajak perwakilan dari massa aksi untuk melakukan mediasi didalam ruangan Dekanat Hukum Universitas Bengkulu.

Alaku


Adapun hasil dari mediasi antara pihak Fakultas dan Perwakilan dari Massa aksi adalah Deadlock. Pihak Fakultas tidak akan mencabut SK pembekuan BEM, untuk mengisi kekosongan BEM, maka akan diadakan pemilihan ulang oleh pihak Fakultas, sedangkan massa aksi tetap menuntut pihak Fakultas untuk mencabut SK Pembekuan BEM.

Maulana selaku Gubernur BEM FH Unib menyampaikan “Kami akan tetap bertahan disini, sampai SK BEM dicabut”, Sampainya.

Aksi juga sempat diwarnai kericuhan. Diduga kericuhan tersebut dikarenakan oleh oknum satpam kampus yang memecahkan kaca mobil komando, massa aksi menuntut agar oknum tersebut mengganti kaca mobil yang pecah, hingga terjadi aksi saling dorong.(03)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *