Alaku
Alaku

Anak Tukang Bengkel Motor Benteng, Lolos Sebagai Paskibraka Nasional

  • Bagikan

Bengkulu Tengah, Darah Juang Online – Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) akhirnya kembali terpilih sebagai Paskibraka tingkat Nasional mewakili Bengkulu Tengah, sekaligus Provinsi Bengkulu bersama dengan paskibraka asal Bengkulu Utara (BU). Muhammad Husein Putra, serta Alpiani Ulandari, siswi Kelas X MIPA 4 SMAN 1 Benteng yang telah dinyatakan lolos seleksi dari 160 peserta tingkat kabupaten, dilanjutkan dengan tahap seleksi Se-Provinsi bersaing dengan 60 peserta lain. yang mana nantinya putri pasangan Hardi Yoda dan Maryani tersebut bakal tampil dalam upacara HUT RI, di Jakarta bersama Paskibraka dari provinsi lain.

Drs. Junaidi selaku Kadisparpora Kab. Bengkulu Tengah, mengatakan,

Alaku

“Saat ini calon Paskibraka Nasional Putri an. Alpiani Ulandari SMAN 1 Benteng, dan Putra an. Ahmad Husein Rifa’i SMAN 3 Bengkulu Utara, sedang menjalani karantina tingkat Provinsi 22-24 Juli 2021 di Hotel Rafles Pantai Panjang Kota Bengkulu, dan akan berangkat ke Jakarta 24 Juli 2021 pukul 14.00 Wib, dengan menggunakan pesawat Citilink, serta akan ditempatkan pada Pusdiklat Nasional dari tanggal 25 Juli s.d 23 Agustus 2021, PPPON Cibubur Jakarta” Ungkapnya.


Saat diwawancarai, Hardiyoda selaku ayah dari Alpiani tak kuasa menahan tangis mengenang perjuangan dirinya menghidupi keluarga sekaligus terharu dan bersyukur dengan keberhasilan yang dicapai sang putri.


“Kegiatan saya sehari-hari tukang bengkel motor, dengan pendapatan maksimal Rp 100 ribu sehari. Ibunya hanya ibu rumah tangga. Saya merasa bangga melihat tekad anak saya berjuang, selama dia mengikuti seleksi paskibra dia berjuang sendiri. Kami selama ini hanya bisa memberikan support dan doa agar anak saya selalu semangat mengejar impiannya. Dan alhamdulillah anak kami berhasil lolos mewakili Benteng dan Bengkulu,” ungkap Hardiyoda yang berasal dari Desa Sekayun.


Rasa syukur turut disampaikan Alpiani yang sempat tak menyangka dirinya berhasil lolos seleksi paskibraka tingkat nasional. Selain berterima kasih kepada ayah dan ibunya yang selalu mendoakan dan mensupport, Alpiani yang memiliki tinggi badan 166,5 Cm dan berat 56,4 Kg memuji perhatian Kepala SMA N 1 Benteng, Eka Saputra, M.Pd terhadap siswa siswinya di sekolah.


“Kepada bapak kepala sekolah, guru-guru, teman-teman, kakak pembimbing, pembina dan semuanya saya berterima kasih. Tanpa mereka saya tidak ada apa-apanya,” Ujarnya


Eka Saputra selaku Kepala Sekolah SMA N 1 Benteng mengungkapkan,

“saya ikut merasa bangga atas keberhasilan salah seorang siswinya, Prestasi ini diharapkan mampu mengikis image negatif yang baru-baru ini dialamatkan publik pasca insiden video dugaan ujaran kebencian terhadap negara Palestina oleh salah seorang siswi setempat yang belakangan memutuskan melanjutkan sekolahnya di Medan, Sumut” Ungkapnya.


Eka juga menambahkan,”Ini salah satu kebanggaan bagi saya pribadi, sekolah, dinas pendidikan, pemerintah dan tentunya masyarakat Benteng. Karena ini adalah bukti bahwa putra putri Benteng memiliki bakat, kemampuan yang tidak kalah dengan kabupaten lain dan bahkan dengan provinsi lain. Saya sudah berpesan kepada ayahnya untuk menjaga Alpiani baik-baik sebelum keberangkatan. Perhatikan kesehatannya, pola makan, istirahatnya agar selalu sehat,” pungkas Eka. (00)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *