Alaku
Alaku
Alaku

Anggota DPRD Soroti Dinas PUPR Provinsi Bengkulu

  • Bagikan
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Herwin Suberhani (Kanan)

Bengkulu, Darah Juang Online – Kondisi pandemic Covid-19 terbukti beimabas kegiatan pemerintahan bidang pembangunan proyek fisik. Hal ini diungkapkan oleh Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Herwin Suberhani kepada publik Pada Kamis, (2/9/2021). Ketua Fraksi Gerindra menilai sejumlah kegiatan Dinas PUPR Provinsi Bengkulu terancam tidak bisa direalisasikan sepenuhnya.

Terutama kegiatan yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur yang memerlukan banyak biaya. Hal ini disebabkan akibat alokasi anggaran harus dialihkan untuk penanganan pandemic Covid-19. Sehingga harus adanya pemangkasan untuk pencanangan APBD pada tahun ini.

“Kami sepakat dengan hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Bengkulu terkait APBD Perubahan tahun ini. Karena bagaimana pun dalam pengelolaan keuangan daerah, tentunya harus berproses dan program yang dicanangkan tujuannya baik,” jelas Ketua Fraksi Gerindra Herwin Suberhani pada Kamis (2/9/21).

Beliau mengingatkan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk fokus dalam menjalankan anggaran sesuai skala prioritas. Terutama untuk menjalankan program skala prioritas dan program prioritas daerah. Bahkan beliau berpesan agar prioritas penanganan pandemic Covid-19 harus mempunyai realisasi yang jelas.

“Jika memang program prioritasnya untuk penanganan dampak pandemi, maka harus fokus. Mulai dari perencanaan hingga realisasinya nanti seperti apa,” Ungkap Herwin Suberhani kepada media dan rekan pers.

Sebagaimana diketahui Dinas PUPR telah mengusulkan enam paket kegiatan dengan nilai sebesar Rp 20 Milyar. Untuk paket kegiatan Dinas PUPR Provinsi Bengkulu pun sedang dalam proses pelelangan. Sehingga tidak menutupi kemungkinan proses APDP kali membuat program tersebut belum bisa direalisasikan dengan cepat. (ADV/02).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *