Banjarbaru, Darahjuang.online – Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan jajaran kepolisian bersama petani di Kota Banjarbaru. Kali ini, Kapolsek Banjarbaru Utara, AKP Yuwono, turut serta dalam kegiatan tanam jagung pipil bersama Kelompok Tani Makmur Subur dan Kepala UPT Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Banjarbaru, Ichnaton Achmad Karyadi, di kawasan Sungai Ulin, Jalan Seledri, Selasa (07/04/2026).
Dalam kegiatan tersebut, penanaman jagung dilakukan di lahan seluas kurang lebih 11 hektare. Lahan tersebut sebelumnya telah dipanen dan kembali diolah agar tidak menjadi lahan tidur.
“Pada hari ini kita melaksanakan penanaman jagung. Sebelumnya kami sudah panen kemarin di lahan seluas 6 hektar, lahan langsung kita olah kembali agar terus produktif dan tidak ada lahan yang terbengkalai, saat ini kita siap tanam di lahan seluas 11 hektare” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung petani lokal. Sebelumnya, dalam kurun waktu sekitar 25 hari, pihaknya bersama petani telah melakukan penanaman di beberapa titik dengan luas yang cukup signifikan.
“Petani di sini luar biasa, terus bergerak menanam. Bahkan ke depan ada potensi pembukaan lahan tambahan sekitar 20 hektare, dan kita terus target keseluruhan bisa mencapai sekitar 50 hektare untuk kita tanami jagung pipil di wilayah Kelurahan Sungai Ulin dan sekitarnya,” jelasnya.
AKP Yuwono menambahkan, pihak kepolisian tidak hanya membantu saat proses tanam, tetapi juga melakukan pendampingan hingga masa panen.
“Kami akan terus melakukan pengawalan dan pendampingan, mulai dari masa tanam, pertumbuhan, hingga panen, bahkan sampai distribusi ke Bulog. Harapannya petani tetap semangat dan hasilnya maksimal,” ungkapnya.
Ia juga berharap adanya dukungan dari pemerintah pusat, khususnya dalam penyediaan alat pertanian seperti traktor guna menunjang pengolahan lahan yang cukup luas.
“Kami berharap ada bantuan alat seperti traktor untuk kelompok tani, mengingat luas lahan yang digarap cukup besar,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala UPT BPP Banjarbaru, Ichnaton Achmad Karyadi, menyampaikan bahwa sinergi antara Polri dan petani menjadi langkah positif dalam meningkatkan produktivitas pertanian di daerah.
“Pada hari ini kita bersinergi dengan Polri dalam kegiatan penanaman jagung. Ini menjadi dorongan besar bagi petani untuk terus meningkatkan luas tanam,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya dukungan dari pemerintah, khususnya dalam pemenuhan sarana dan prasarana pertanian.
“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini bisa menjadi jembatan untuk mendapatkan bantuan dari Kementerian, seperti alat dan mesin pertanian, agar pekerjaan petani lebih ringan dan efisien,” katanya.
Terkait kondisi cuaca, Ichnaton menjelaskan bahwa berdasarkan informasi dari BMKG, potensi El Nino tetap ada, namun tidak separah tahun-tahun sebelumnya.
“Untuk tanaman yang ditanam saat ini, dalam bulan hari ke depan masih cukup aman. Namun untuk periode Juli–Agustus perlu diantisipasi karena memasuki puncak musim kering. Nanti penanaman bisa kembali dilakukan pada Oktober–November saat kondisi air sudah lebih tersedia,” pungkasnya.
Dengan sinergi yang terjalin antara aparat, penyuluh, dan petani, diharapkan target perluasan lahan hingga 50 hektare dapat tercapai serta mampu meningkatkan ketahanan pangan di wilayah Banjarbaru.(14).
Berhasil Panen Jagung Pipil Di Lahan 6 Hektar, Polsek Banjarbaru Utara Siapkan Puluhan Hektar Lahan Siap Tanam Lanjutan

















