Kalsel, Darahjuang.online – Telah hangat menjadi perbincangan publik tentang perilaku dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan (Kadisdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan Muhamadun saat melakukan rapat di Hotel, Senin 02/09/2024.
Tersebarnya berita hingga menjadi sorotan publik ini, dari perilaku kurang sopan Kadisdikbud yang berasal dari cuitan seorang guru bernama Amalia, yang mana dalam video tersebut di muat di sebuah media Habar Banua Kalimantan hingga saat ini sudah video Amalia di tonton sekitar kurang lebih 2 juta orang, di situ jelas terdengar apa yang di sampaikan Amalia tentang perilaku yang tidak seharusnya di tunjukan seorang Kepala Dinas.
Perilaku Kadisdikbud yang kurang terpuji di lakukan di hadapan para guru, Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah, dimana di saat kegiatan rapat datang dengan menggunakan sebuah sandal jepit dan merokok saat memasuki ruangan rapat.
“Sebelum acara di mulai, dari panitia sudah memberi tahu kami saat rapat bersama kadis agar tidak bermain handphone dan posisi handphone dalam kondisi di diamkan, saya menghormati aturan tersebut, tapi setelah Kepala Dinas Masuk keruangan hanya mengenakan sandal jepit dan santai membawa rokok,”jelas Amalia di dalam video tersebut.
Selanjutnya, karena Amalia tidak tahan dengan asap rokok, Amalia menegur atasan nya itu untuk tidak merokok, dengan teguran tersebut Amalia mendapatkan jawaban yang tidak mengenakkan dari Kadisdikbud Provinsi Kalimantan Selatan ini.
“bagi saya Kepala Dinas adalah cerminan publik figur Yang seharusnya menjadi contoh yang baik, di dalam ruangan ber AC beliau merokok sedangkan saya tidak tahan dengan asap rokok setelah itu saya tegur, dengan sopan untuk mematikan rokok karena saya tidak tahan dengan asap rokok,”terangnya lagi.
Mendapat teguran tersebut Kadisdikbud, bukan mematikan rokok tetapi malah menyuruh Amalia yang keluar dari ruang rapat itu.
Dalam kejadian ini, kemungkinan ada dari lembaga Swadaya Masyarakat, akan meminta kepada Gubernur Kalimantan Selatan untuk memberhentikan Kadisdikbud dari jabatan nya, karena di anggap tidak layak untuk jadikan contoh yang baik untuk perilaku saat dalam acara tersebut.
(14).
Di Nilai Tidak Sopan Kepala Disdikbud Provinsi Kalsel Tuai Kritikan

















