Alaku
Alaku
Alaku Alaku

Diduga Pungli, Ini Penjelasan Kepsek SDN 1 Benteng

Foto: Tim Liputan Saat Di SDN 1 Bengkulu Tengah

Bengkulu Tengah, Darah Juang Online – Pasca digelarnya acara perpisahan siswa Tahun Ajaran 2021-2022 SDN 1 Bengkulu Tengah Tanggal 30 Mei kemarin heboh dengan informasi pungutan liar (Pungli).

Alaku

Informasi ini muncul setelah salah seorang wali murid menyampaikan keluhannya kepada wartawan.

“Sebelumnya, ada rapat komite membahas perpisahan. Disepakati perpisahan di sekolah dengan iuran Rp. 300 ribu. Uang tersebut digunakan untuk biaya makan siswa, wali murid dan guru,”. Jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan pihak sekolah yang menyampaikan prihal iuran tersebut lalu diputuskan melalui rapat komite.

“Disepakati dirapat komite Rp. 300 ribu. Setelah membayar ternyata biayanya Rp. 325 ribu. Kami keberatan dengan pungutan tersebut,”. Katanya kembali.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 1 Bengkulu Tengah mengatakan wali murid yang keberatan mungkin tidak hadir saat rapat.

“Mungkin wali murid yang keberatan tidak hadir saat rapat. Kita sudah memberikan undangan, didalam undangan sudah ditegaskan tidak hadir kita anggap setuju dengan hasil rapat,”. Kata Kepala Sekolah SDN 1 Benteng, Nurhayati dikonfirmasi di sekolah yang ia pimpin (31/05/22) siang.

Lebih lanjut Nurhayati menjelaskan rincian iuran wali murid yang diklaim pungutan liar tersebut.

“Iuran wali murid untuk perpisahan sebesar Rp. 100 ribu. Untuk foto Rp. 25 ribu. Untuk biaya makan wali murid, siswa dan guru sebesar Rp. 75 ribu. Total iuran untuk perpisahan Rp. 100 ribu,”. Jelas Nurhayati kembali.

Lebih lanjut Nurhayati menjelaskan iuran lain selain untuk perpisahan.

“Selain iuran perpisahan siswa sebesar Rp. 100 tersebut. Kita sepakati juga iuran kenang-kenangan siswa yang telah lulus berupa membuat trali besi pagar sekolah. Persiswa iuran Rp. 200 ribu,”. Jelasnya lagi.

Terkait tambahan pungutan sebesar Rp. 25 ribu Nurhayati membantah informasi tersebut.

“Kita hanya sepakat iuran Rp. 300 ribu dengan rincian Rp. 100 ribu biaya perpisahan dan Rp. 200 ribu biaya kenang-kenangan siswa. Jadi total iuran wali murid itu Rp. 300 ribu bukan Rp. 325 ribu,”. Tegas Nurhayati. (01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *