Alaku
Alaku
Alaku

DPRD Bengkulu Sarankan Pemerintah Garap Dana Sisa Pilkada

  • Bagikan

Anggota Dewan Provinsi Bengkulu, Edwar Samsi

Bengkulu, Darah Juang Online – Secara Umum hasil laporan pertanggungjawaban RAPD-P Tahun 2020 menunujukkan penurunan. DPRD Provinsi Bengkulu kembali menyarankan Pemprov Bengkulu untuk mengenjot pendapatan. Hal ini diutarakan oleh Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Edwar Samsi pada Jum’at (3/9/2021) di sela kesibukan rapat beliau.

Dalam penjelasannya Edwar Samsi menyarankan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk menggarap dana sisa penyelenggaraan pilkada. Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Fraksi PDI-P Edward Samsi menilai pemerintah bisa menggarap Dana Sisa Penyelenggaraan Pilkada. Sehingga dana sisa penyelenggaraan pilkada sebesar kurang lebih Rp 15 Milyar di KPU dan Bawaslu bisa dialihkan dalam anggaran selanjutnya.

“Ditambah juga anggaran di lembaga Bawaslu yang tidak terpakai, akan kami bahas bersama peruntukannya dalam APBD Perubahan ini,” jelas anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Edwar Samsi pada Jumat (3/9/21).

Selain itu beliau menjelaskan skala prioritas untuk anggaran ke depannya untuk penanganan Covid-19. Namun Politis PDI-P ini menilai hal ini sudah dianggarkan berdasarkan Permendagri Nomor 64 Tahun 2020. Sehingga skala prioritas untuk anggaran ke depannya sudah jelas prioritaskan peruntukannya.

“Untuk dana penanganan COVID-19 yang sudah masuk dalam APBD reguler memang tidak diganggu lagi. Lantaran sebelumnya telah disediakan dari dana refocusing. Hanya saja jika ada usulan penambahan, itu perlu dilakukan pembahasan,” kata Edwar Samsi secara rinci.

Beliau pun menambahkan kalau anggaran kali ini masih bisa untuk melakukan pembangunan. Ditambah lagi pos pendapatan anggaran di bidang lain masih bisa untuk digarap. “Masih terdapat dana di kas daerah ditambah sisa dana penyelenggaraan Pilkada, termasuk jika disepakati penggunaan dana penyertaan modal Bank Bengkulu,” pungkas Edwar Samsi. (ADV/02).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *