Alaku
Alaku
Alaku

DPRD Provinsi Bengkulu Meminta Rapat Paripurna Ditunda

  • Bagikan

Bengkulu, Darah Juang Online – Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu kembali digelar pada Selasa (22/6/2021). Paripurna kali ini membahas pertanggung jawaban APBD Provinsi Bengkulu 2020. Dimana Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah harus menyampaikan Nota Penjelasan atas Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Bengkulu tahun anggaran 2020.

Sejumlah anggota DPRD Provinsi Bengkulu meminta paripurna kali ini untuk ditunda. Ketidak hadiran Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menjadikan alasan untuk penundaan paripurna kali ini. Salah satunya dari Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu Jonaidi ,S.P .

“Saya mengusulkan agar paripurna LKPJ ini ditunda sampai Gubernur dapat hadir. Bukan kita menghargai Pak Sekda yang sudah hadir hari ini. Namun memang harus Gubernur yang menyampaikan langsung karena ini pertanggungjawaban Gubernur”, Jelas Jonaidi S.P saat memberikan interupsi dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu.

Hal yang sama juga dilontarkan dari Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Usin Abdisyah Putra Sembiring. Beliau menekankan kembali kalau laporkan LKPJ harus langsung disampaikan oleh Gubernur. Sehingga perwakilan dari Gubernur tidak bisa menyampaikan meskipun ada Surat mandat dari Gubernur sendiri.

“Terlepas ada surat mandat dari Gubernur, sudah jelas dalam tatib kita bahwa yang harus hadir menyampaikan LKPJ ini adalah Gubernur dan tidak dapat diwakilkan”, Jelas Bang Husin sapaan akrab beliau di masyarakat.

Selanjutnya Anggota Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu Andrian Wahyudi juga menyepakati hal sama. Sejarah Anggota DPRD Provinsi lainnya pun ikut bersuara untuk penundaan paripurna. Sehingga Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Ihsan Fajri selaku pimpinan sidang paripurna mengetuk palu untuk menunda paripurna kali ini. (ADV/02).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *