Medan, Darah Juang Online – Ratusan masyarakat menyampaikan aspirasinya meminta penurunan harga sembako, pelaksanaan angket, dan pemakjulan Jokowi, karena melanggar konsitusi demokrasi Indonesia. Masyarakat yang tergabung yang mendatangi DPRD Provinsi Sumatera Utara pada hari Jum’at (8/3/2024) orang tua dan emak-emak.
Seperti yang disampaikan MBAK Nunik dari Yok Jakarta sekarang berdomisili di di Amaliun Kota Medan, menjelaskan dalam orasinya. “Lebih baik mati di Medan Tempur daripada mati di Tempat Tidur,” katanya.
Setiap saat memberikan membagi nasi gratis, kata Nunik. Bapak dan ibu yang menerima makanan tersebut selalu bilang kalau makan sehari sekali, mendengar ucapan itu.
Dua Fraksi DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menerima aspirasi masyarakat yang tergabung dari berbagai elemen. Fraksi PKS dan Fraksi PDI Perjuangan.Rudi Hermanto dari fraksi PDI Perjuangan, mengatakan.
“Akan meneruskan hal ini ke pusat hak Angket kita juga mendesak agar segera dilaksanakan dan harga sembako agar diturunkan,” ujarnya.
Senada juga disampaikan Ahmadian dari Fraksi PKS didampingi Darwin, menjelaskan akan menyampaikan hal ini dan turut mendukung aspirasi yang disampaikan kepada kami, kata Darwin di ruang BANMUS.
Seusai pertemuan di BANMUS DPRD Sumut Zulheri menjelaskan kepada wartawan Tuntutan yang disampaikan penurunan harga sembako, hak Angket dan pemakjulan Jokowi, harapnya. (22)

















