Banjarbaru, Darahjuang.online – perkelahian maut menggunakan senjata tajam membuat satu orang meregang nyawa dan satu kritis, kejadian terjadi di Jalan Mistar Cokrokusumo Gang bersama Rt.48 Rw.03 Kelurahan Sungai Besar Kecamatan Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru, Sabtu (20/04/2024).
Menurut saksi mata MY, duel maut tersebut, sebelumnya di picu oleh kata -kata pelaku HL yang menyinggung perasaan korban RN, di mana sebelum kejadian duel tersebut ada kesalah pahaman di antar mereka berdua.
Menurut keterangan saksi saat di temui Darahjuan.online, pelaku memang sebelumnya bertempat tinggal di wilayah tersebut dan dari informasi dari warga pelaku terkenal sering berbuat masalah, dan menurut kabar dari warga pelaku pernah tersandung masalah dengan hukum, dan untuk saat ini pelaku tinggal di Karang Intan.
Kejadian pada pukul 16.00 Wita, si pelaku mendatangi korban ke tempat korban bekerja, di mana sehari sebelum nya pelaku mendatangi rumah korban dengan membawa senjata tajam.
Belum sempat pelaku mendatangi korban, korban sudah bersiap dengan parang yang lepas dari kumpangnya (sarungnya), seketika itu korban mengayun kan parangnya hingga mengenai helm pelaku.
Serangan bertubi – tubi korban sempat membuat luka pelaku di area kaki dan tangan pelaku hampir putus, seketika saksi yang ada di tempat kejadian segera memisah duel tersebut.
Kesempatan bagi pelaku mengambil parang yang sudah dia bawa dari rumah, pelaku segera menyerang balik korban.
“Sempat terdengar dua kali parang beradu, dan selanjutnya pelaku berhasil menyabetkan parangnya hingga mengenai pergelangan tangan korban hampir putus, sehingga parang yang di pegang korban terpental,” ucap saksi.
Merasa tidak berdaya lagi, korban berbalik untuk menghindar, tapi sial saat berbalik korban terjatuh tertelungkup, lalu korban berbalik di kesempatan tersebut pelaku segera mengayunkan parangnya.
“Saat di bacok pelaku sempat saya dengar korban meminta ampun kepada pelaku,” tuturnya.
Sudah di kuasai emosi pelaku terus mengayunkan parangnya membabi buta hingga membuat korban tak berdaya.
Untuk korban sendiri saat di evakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Idaman Kota Banjarbaru, korban meninggal saat dalam perjalanan, sedangkan pelaku saat ini berada di Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura Kabupaten Banjar dalam perawatan intensif dengan pengawasan dari pihak Kepolisian.
Saat kami mintai keterangan dari Kasat Reskrim Polres Banjarbaru IPTU Zuhri Muhammad untuk kelanjutan kasus ini.
“Terkait kejadian yang terjadi pada hari ini, kami sudah melakukan rangkaian tindakan penyelidikan mulai mendatangi TKP, melaksanakan pengecekan di lapangan, dan kami sudah memintai keterangan saksi saksi yang ada di tempat kejadian,” tegas Zuhri.
Tidak hanya itu, beliau menyampaikan perkembangan lanjutan untuk kasus ini.
“Untuk hasil perkembangan lanjutan nanti akan kami berikan setelah proses perkara berjalan, karena untuk pelaku saat ini berada di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif dan untuk perihal pelaku seorang residivis, kami belum bisa memastikan dan terkait hal itu kami akan koscek,” tutupnya. (14)


















