Banjarbaru, Darahjuang.online — Embarkasi perdana jemaah haji kloter pertama melalui Bandara Internasional Syamsudin Noor berlangsung lancar pada Jumat (24/04/2026) dini hari. Kegiatan pelepasan dilakukan di Loading Dock Timur bandara dengan melibatkan berbagai pihak guna memastikan kelancaran proses keberangkatan.
General Manager Bandara Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, menyampaikan bahwa kesiapan keberangkatan kloter pertama telah dipersiapkan secara matang melalui kolaborasi lintas instansi, termasuk maskapai dan pihak ground handling.
“Untuk kesiapan, kami bekerja sama dengan Garuda dan Gapura sebagai handling. Kami sudah berkolaborasi untuk mempersiapkan keberangkatan kloter pertama ini, mulai dari kesiapan pesawat, ground staff, hingga kesiapan kami dalam menjalankan SOP penerbangan,” ungkapnya.
Meski secara umum berjalan lancar, ia mengakui terdapat sedikit penyesuaian waktu keberangkatan dari jadwal semula.
“Tidak ada kendala khusus, hanya ada sedikit delay sekitar 50 menit. Jadwal seharusnya pukul 00.05 Wita, namun terjadi keterlambatan karena pesawat dari Cengkareng tiba sedikit lebih lambat,” jelasnya.
Untuk keberangkatan kloter selanjutnya, pihak bandara akan tetap menggunakan skema yang sama, mengingat jadwal penerbangan mayoritas berlangsung pada malam hingga dini hari. Namun demikian, evaluasi tetap dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan.
“Evaluasi ke depan mungkin lebih pada efisiensi personel. Saat ini memang masih banyak personel yang terlibat, ke depan akan diatur agar lebih efektif namun tetap optimal dalam melayani jemaah,” tambahnya.
Terkait armada, Stephanus memastikan bahwa pesawat yang digunakan akan beroperasi secara berulang dengan sistem rotasi kru yang telah diatur oleh maskapai.
“Pesawat yang digunakan sama, dan untuk kru sudah disiapkan beberapa grup, baik pilot maupun awak kabin. Mereka bekerja dengan sistem shift dan pergantian kru sesuai aturan penerbangan,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa operasional penerbangan malam bukan menjadi kendala bagi pihak bandara maupun kru, mengingat pengalaman dalam menangani penerbangan dengan jam operasional panjang.
“Kami sudah terbiasa melayani penerbangan hingga dini hari. Untuk pelayanan haji ini bahkan kami siapkan layanan 24 jam, sehingga kapan pun jadwalnya kami siap,” tegasnya.
Adapun fasilitas bandara yang beroperasi selama 24 jam difokuskan pada area tertentu yang mendukung proses keberangkatan jemaah haji.
“Kami tidak menggunakan seluruh gedung terminal, hanya sebagian area seperti aviobridge untuk proses jemaah. Jadi fasilitas yang dibuka 24 jam memang di area-area tertentu yang menunjang pelayanan haji,” pungkasnya.
Dengan kesiapan tersebut, diharapkan seluruh rangkaian embarkasi haji 2026 melalui Bandara Syamsudin Noor dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah.(14).
Embarkasi Perdana Jemaah Haji dari Bandara Syamsudin Noor Berjalan Lancar, Layanan Disiagakan 24 Jam
















