Alaku
Alaku
Alaku Alaku Alaku

Heboh Lima Anak Dikabarkan Diculik, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

oplus_0

Banjarbaru, Darahjuang.online — Polsek Banjarbaru Utara meluruskan kabar yang sempat beredar terkait dugaan penculikan lima anak di sebuah ruko kawasan Karang Anyar, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru.

Sebelumnya, warga sempat digegerkan dengan informasi hilangnya lima anak secara bersamaan. Kelima anak tersebut kemudian ditemukan bersama seorang perempuan yang diketahui bernama Revita Marsinti Putri.

Kapolsek Banjarbaru Utara AKP Yuwono menegaskan, peristiwa tersebut bukan merupakan kasus penculikan sebagaimana isu yang beredar di tengah masyarakat. Dari hasil penanganan dan pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya unsur kekerasan maupun penyekapan terhadap kelima anak tersebut.

Tidak hanya itu, dirinya juga menjelaskan, perempuan tersebut diketahui bekerja di Laundry Sihab. Ia disebut memiliki rasa rindu terhadap anak kandungnya yang berusia sekitar lima tahun setelah mengalami perceraian dan anaknya kemudian tinggal bersama mantan suaminya.

“Motifnya karena beliau kangen dengan anaknya. Karena baru punya anak lima tahun, kemudian cerai dan anaknya ikut suaminya. Ketika melihat anak-anak itu, beliau juga senang dan kangen,” ujar AKP Yuwono, Selasa 18/08/2026.

Menurutnya, perempuan tersebut kemudian mengajak anak-anak itu untuk mengaji di tempat kosnya. Dalam perjalanan, terdapat empat anak lainnya yang ikut bersamanya. Setelah berada di tempat kos, kelima anak tersebut tidak mengalami kekerasan ataupun penyekapan.

“Tidak ada kekerasan, disekap juga tidak ada. Kemudian diajar mengaji, setelah itu diantar pulang. Bahkan yang bersangkutan bertemu dengan orang tua anak-anak tersebut di jalan,” jelasnya.

Dari penelusuran kepolisian, perempuan tersebut juga diketahui memiliki riwayat gangguan jiwa. Hal itu diperkuat dengan keterangan dari pihak keluarga yang menyebut bahwa yang bersangkutan pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum.

Yuwono mengatakan, setelah menerima laporan dari salah satu keluarga anak, pihaknya langsung memerintahkan personel Polsek Banjarbaru Utara menuju lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya. Meski kemudian keluarga mengabarkan bahwa anak-anak tersebut telah ditemukan, polisi tetap melakukan pengecekan guna memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam kejadian tersebut.

“Anggota Polsek Banjarbaru Utara tetap kami perintahkan ke TKP untuk mencari pidananya. Ternyata ceritanya seperti itu. Artinya, anak-anak diantar pulang dan bertemu orang tuanya di tengah jalan,” katanya.

Untuk penanganan selanjutnya, perempuan tersebut sempat diamankan di Polsek Banjarbaru Utara. Namun, setelah mempertimbangkan kondisi kejiwaan serta adanya keterangan bahwa yang bersangkutan pernah menjalani perawatan, polisi kemudian menyerahkannya ke Rumah Singgah Dinas Sosial.

Polisi juga menyarankan agar yang bersangkutan kembali mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum sebelum nantinya dipulangkan kepada keluarganya di wilayah Jawa Barat. Diketahui, perempuan tersebut bukan warga asli Kalimantan Selatan dan berada di Banjarbaru setelah menikah dengan warga setempat sebelum akhirnya bercerai.

“Beliau aslinya orang Jawa Barat. Karena punya suami di sini, kemudian cerai, sehingga beliau tinggal di sini,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar tetap meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak. Meski kasus tersebut bukan penculikan, kewaspadaan tetap diperlukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kepada masyarakat, kepada orang tua, agar hati-hati dan jangan sampai lengah untuk menjaga anak-anaknya, sehingga nantinya tidak terjadi sesuatu yang kita tidak inginkan,” pungkasnya.(14).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *